Skip to main content

Channels

Forsta Kembangkan Teknologi untuk Kemandirian Alkes Lokal

  • 01 Des 2022, 16:40 WIB
  • 20
Forsta
(Foto: dok.Kalbe Farma)

PT Kalbe Farma Tbk melalui anak usaha PT Forsta Kalmedic Global mengembangkan teknologi untuk kemandirian alat kesehatan (alkes) lokal. Konsistensi ini sekaligus mendukung pemerintah membangun ketahanan nasional di industri alkes lokal.

Direktur PT Forsta Kalmedic Global Yvone Astri Della Sijabat mengatakan, pihaknya bertekad memastikan ketersediaan produk alkes yang critical di dalam negeri. “Kami didukung oleh Kemenkes, LPS, dan Kemenko Marves agar bisa pitching project pembangunan fasilitas produk-produk alkes lainnya pada investor asing,” ujarnya.

Produk pertama Forsta ialah surgical suture atau benang bedah dengan local content lebih dari 40%. Sementara industri alat kesehatan hingga saat ini masih didominasi impor, yakni sekitar 80-90%.

Di usia tiga tahun, perusahaan telah berhasil mendapatkan sertifikat produksi, sertifikat Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB), sertifikat ISO 13485, halal dan Tingkat Komponen Dalam Negeri.

Selain itu, Forsta diundang sebagai salah satu pembicara dalam Bloomberg CEO Forum, side event G20 di Bali pada 11 November 2022. Pada agenda tersebut, disampaikan peran Kalbe melalui Forsta dalam membangun global health sector resilience. Juga tentang kolaborasi dengan berbagai partner global yang sangat penting untuk mewujudkan distribusi fasilitas manufaktur dan pusat riset yang merata di berbagai belahan dunia.

Perusahaan juga didukung oleh Kemenkes, Kemenlu melalui KBRI Berlin dan Kemendag cq Atase Perdagangan Berlin dan Hamburg untuk ikut serta dalam pameran alkes terbesar di dunia, yaitu Medica 2022 di Jerman pada 14-17 November.

“Pada kesempatan itu, kami membawa surgical suture dan mendapatkan respon sangat baik dari para potensial customer. Kualitas produk yang dihasilkan Forsta juga mendapatkan pengakuan dari produsen suture global,” tutur Yvone.

Tidak berhenti sampai di situ, Forsta menandatangani MoU dengan dua perusahaan teknologi dari Italia yaitu Tecnoideal dan BMI sebagai teknologi partner dalam membangun kompetensi manufaktur beragam produk alkes dengan konten teknologi di Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari pertama opening Medica 2022.

“Ke depannya, Forsta akan terus mendukung pemerintah dengan membangun kompetensi manufaktur beragam produk alkes lainnya, sehingga Forsta bisa selalu menjadi Manufacturing partner yang bisa melayani berbagai market, baik domestik maupun global,” kata Yvone.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Terbaru