Investree Galang Pendanaan Bersama JTA Holding, Siap Ekspansi ke Qatar

15 Dec 2022, 16:30 WIB
Investree Conference (i-Con) 2022 “Empowering the Grow7h of Creative Industry through Fintech & Digital Ecosystem (Foto: dok Investree)

Startup yang berkecimpung pada financial technology lending peer to peer, Investree mengumumkan pendanaan Seri D yang dipimpin oleh JTA International Holdings, perusahaan investasi berbasis di Qatar. Putaran ini masih berlangsung dan ditargetkan dapat rampung pada Januari 2023 mendatang. Pendanaan ini menjadi bagian dari rencana grup untuk ekspansi ke Qatar.

Pada acara yang digelar Investree Conference (i-Con) 2022 ‘Empowering the Grow7h of Creative Industry through Fintech & Digital Ecosystem‘ di Jakarta (14/12/2022), Co-founder dan CEO Investree Adrian A Gunadi mengungkapkan, banyak rencana strategis yang bakal dilakukan perusahaan bersama dengan lead investornya kali ini. Salah satunya, ekspansi ke Qatar dengan membentuk perusahaan patungan. Produk lending tersebut nantinya difokuskan pada pembiayaan supply chain kepada pelaku UMKM.

Menurut Adrian, investasi ini dilakukan karena melihat adanya potensi dan peluang fintech di Indonesia dalam memberdayakan perusahaan hingga UMKM di Indonesia dengan menghubungkan dan berkolaborasi antar wilayah.

“Dengan membukakan pintu untuk pelaku UMKM merupakan jembatan yang sangat penting antara Timur Tengah dan Indonesia. Ada banyak diskusi pembicaraan G2G antara negara-negara di Timur Tengah dan Indonesia. Saya yakin ini akan menjadi investasi teknologi pertama dari kawasan Timur Tengah ke Indonesia,” kata Adrian saat menyampaikan sambutan di acara i-Con, (15/12/2022).

Ke depannya, Investree akan terus mengembangkan dan menggunakan teknologi perusahaan dalam pembiayaan rantai pasokan digital tidak hanya signifikan di Asia Tenggara, tetapi juga di kawasan Timur Tengah. “Ini sangat penting bagi industri dan semoga ini akan membawa momentum yang lebih kuat untuk fintech lending di Indonesia dan juga potensi investasi masa depan antara qatar dan indonesia khususnya di sektor swasta,” ujarnya.

Selanjutnya, Adrian menyampaikan bahwa diskusi ini sudah berjalan 6 – 7 bulan yang lalu dan sudah bertemu dengan JTA di Qatar. Langkah ini menjadi momentum yang baik untuk pemulihan ekonomi agar dapat memberdayakan UKM dengan dukungan JTA Holding.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id