Mofest 2022 Jadi Wadah Generasi Muda Berkontribusi dalam Visi Indonesia 2045

02 Dec 2022, 18:50 WIB
Sri Mulyani saat Membuka Ajang Mofest 2022 (Foto: Dokumentasi Kemenkeu)

Dalam mewadahi kolaborasi peran pemerintah dan para pemuda dalam mewujudkan Visi Indonesia 2045, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Ministry of Finance Festival (MOFEST) 2022. MOFEST adalah festival kolaboratif bagi generasi muda dalam mengembangkan karakter dan potensi diri, berinovasi, berdaya saing, berjejaring dan memahami potensi ekonomi Indonesia untuk bergerak bersama menuju Indonesia Maju 2045.

“Saya berterima kasih kepada anda semua yang kerjaannya tidak mager (malas gerak), tidak hanya duduk, diam saja, tapi kalian membuat inisiatif untuk bersama-sama, kita punya minat apa, bicara tentang apa, dan bagaimana menjadi generasi muda yang lebih baik. Kalau saya dengar dari kalian tahun lalu, I think I am really happy, karena aku confident bahwa Indonesia is in good hand, jika generasi mudanya punya better quality dan karakter dan sikap seperti yang Anda semua sebutkan,” ujarnya Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI pada keterangan tertulis di Jakarta (02/12/2022).

Melihat tantangan kondisi ekonomi global yang semakin dinamis dengan penuh ketidakpastian, cita-cita pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045 tetap optimistis, melalui alat yang disebut APBN. Hal ini terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia mencapai 72,91 yang terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Selama tahun 2010-2022, IPM Indonesia mencatat rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 0,77 persen. Dukungan APBN terhadap sektor pendidikan untuk mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing pada tahun 2023, masih berada pada posisi tertinggi dari bidang lain yaitu sebesar Rp612,2 triliun. 

Untuk diketahui dalam hal ini, pemerintah terus mengupayakan kebijakan dan regulasi yang mencakup multiaspek di bidang ekonomi, industri, sosial ketenagakerjaan, lingkungan, dan perdagangan yang mendukung visi Indonesia 2045. Namun, tidak kalah penting bagi pemerintah untuk menjalin kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan visi Indonesia 2045, terutama bagi para generasi muda. Para pemuda yang akan berada pada puncak usia produktif mereka, dan berperan penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pemerintah harus memanfaatkan bonus demografi ini dengan terus mengembangkan SDM berkualitas, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, dan mempromosikan gaya hidup sehat. Alokasi mandatori 20% Dana Pendidikan dan 5% Dana Kesehatan pada #UangKita atau APBN, harus dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien.

Untuk mewadahi kolaborasi peran pemerintah dan para pemuda dalam mewujudkan Visi Indonesia 2045, Kemenkeu telah menyelenggarakan Road To Ministry of Finance Festival (MOFEST) 2022. Sebelumnya telah diselenggarakan Road To MOFEST 2022 dalam rangkaian 3 kota yaitu Bandung, Malang, dan Bali. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, first-jobber, freelancer ataupun profesi lainnya dengan target peserta generasi muda. Mengusung tema “Master Your Future” atau “Taklukkan Masa Depanmu”, rangkaian kegiatan MOFEST 2022 diharapkan dapat memicu para generasi muda untuk mempersiapkan dan terus mengembangkan diri menjadi pemain kunci mewujudkan Indonesia Maju 2045.

Pada acara yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset Teknologi Nadiem Makarim sebagai narasumber, para peserta tidak hanya mengikuti materi tapi juga berkesempatan untuk bergabung pada Komunitas #UangKita (Komunita). Komunita adalah program komunitas dari Kemenkeu yang bertujuan untuk mengakselerasi terbentuknya ekosistem generasi muda melalui pengembangan karakter dan potensi diri dengan memahami kebijakan pengelolaan keuangan negara atau #UangKita dan berperan sebagai penggerak perubahan menuju masa depan Indonesia Maju 2045.

Menkeu mengharapkan Komunitas dapat menjadi wadah bagi para generasi produktif yang memahami kebijakan pengelolaan #UangKita dan berperan sebagai penggerak perubahan menuju masa depan Indonesia Maju 2045. Kemenkeu pun akan terus melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong para generasi muda yang telah bergabung dalam Komunita agar kelak benar-benar mampu memberikan kontribusi positif untuk membangun dan mewujudkan cita-cita Indonesia Maju.

“Negara ini adalah negara kalian. Kalian lahir dibesarkan menjadi Bangsa Indonesia. Ke mana kita mau pergi, seberapa cepat kita mencapai tujuan, bagaimana kita mencapai tujuan, it is your bussiness, bukan bisnisnya orang lain. It’s you, it is in your hand. Kerja keras, kuasai knowledge, perbaiki karakter, pursue your careerpursue your goal. Itu adalah kalau dijumlahkan dia menjadi energi yang besar sekali untuk mencapai Indonesia Tahun 2045, seperti yang kalian impikan. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia dan terus berbuat baik every day of your life,” pesannya kepada para peserta yang mengikuti acara secara luring maupun daring.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Jenderal Heru Pambudi pun menyampaikan ceritanya mengenai latar belakang Mofest dan Komunita. “Dari riset yang kami lakukan, kita tahu bahwa cara berkomunikasi dengan usia yang generasi kita yang senior ini dengan adik-adik generasi mudatidak harus sama. Dengan pemahaman seperti itu, kita ingin menggunakan semua kanal-kanal, jalur media sosial, untuk bisa menggapai semua lapisan masyarakat, khususnya termasuk yang tentunya adik-adik yang usianya seperti anak saya, yaitu umur sekitar 18 sampai 25,” ungkapnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id