Skip to main content

Channels

Pentingnya Transformasi Digital di Sektor Bisnis dan Pemerintahan

  • 15 Des 2022, 09:25 WIB
  • 0


Masuk ke era digital bukan lagi hal yang bisa diabaikan, baik bagi bisnis maupun pemerintahan (Foto:Ist)

Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA, menegaskan pentingnya transformasi digital, baik di sektor bisnis maupun pemerintahan. ”Kita sudah sepenuhnya masuk ke era digital. Sejak kita mengalami pandemi (Covid-19), yang Insya Allah sudah usai, kita sempat merasakan dampaknya berupa keterbatasan kita bergerak, untuk bekerja, dan bertemu dengan yang lain. Banyak hal bisa disubstitusikan dengan digital,” ujarnya.

Masuk ke era digital bukan lagi hal yang bisa diabaikan, baik bagi bisnis maupun pemerintahan. Demikian disampaika Ilham, yang saat ini juga sebagai Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional, dalam pidato kuncinya, yang disampaikan lewat video, dalam acara puncak Penghargaan Top Digital Awards 2022 di Jakarta (15/12/2022).  

Lebih lanjut Ilham mengatakan bahwa digitalisasi substansinya adalah teknologi yang diterapkan untuk memperbaiki modus dan proses kerja secara keseluruhan, baik dari segi biaya, kecepatan, serta kualitas. 

“Mengenai strategi dalam merangkul era digital, hal itu harus merambah ke semua aspek, baik dari sektor bisnis maupun pemerintahan. Dalam bisnis, misalnya, transformasi digital disebut harus memberi pengaruh ke proses bisnis mulai dari bagian transaksi, jual beli, sales, marketing, purnajual,” terangnya.

“Sementara digitalisasi di pemerintah itu bertujuan memberikan layanan, yang sudah bisa kita dapatkan dengan cara analog, dengan lebih mudah lebih murah, lebih cepat dan lebih berkualitas tinggi,” tegas Ilham.

Senada dengan Ilham, Ketua Dewan Juri Top Digital Awards 2022,  Prof. Dr.-Ing. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng dalam sambutannya menyampaikan transformasi digital umumnya dijalankan dalam upaya suatu organisasi, baik itu bisnis atau pemerintah, untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memberikan layanan publik, kinerja bisnis dan operasional, serta layanan kepada pelanggan.

Menurutnya, agar transformasi digital yang sukses tetap bisa diwujudkan, maka perlu fokus pada (1) kualitas digitalisasi, bukan sekedar kuantitas; (2) Integrasikan upaya transformasi digital dengan seluruh aktivitas organisasi, (3) tetap memperhatikan kondisi eksternal, seperti ekonomi, pasar, kompetisi, dan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat atau konsumen, serta (4) Menerapkan manajemen keamanan informasi.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Top Digital Awards 2022 M. Lutfi Handayani, MM., MBA yang juga Pemred Majalah It Works mengatakan ajang tahunan ini didesain sebagai kegiatan penghargaan yang sarat dengan aspek pembelajaran. 

Adapun jumlah peserta tahun ini, sebanyak 183 instansi pemerintahan dan korporasi bisnis. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu, sebanyak 172 peserta, atau  naik 6,5 persen dibanding tahun 2021 lalu.

Dalam penyelenggaraan Top Digital Awards tahun ini, terdapat 5 finalis yang berhasil meraih penghargaan Golden Trophy,  kategori  tertinggi  Bintang 5 (sangat baik) selama tiga tahun berturut-turut.

Kelima peraih penghargaan Golden Trophy adalah: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., PT Pegadaian (Persero), Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI, dan PT Jasa Raharja (Persero). 

Bicara mengenai strategi dalam merangkul era digital, menurut Ilham Habibie, hal itu harus merambah ke semua aspek, baik dari sektor bisnis maupun pemerintahan. Dalam bisnis, misalnya, transformasi digital disebut harus memberi pengaruh ke proses bisnis mulai dari bagian transaksi, jual beli, sales, marketing, serta purnajual. 

Selanjutnya pada sisi desain, dalam hal ini desain produk, pada bagian ini juga bisnis bisa memanfaatkan teknologi digital. Demikian pula dalam proses produksi. “Kita bisa sedemikian rupa, sehingga dia bisa langsung menggunakan permesinan yang diperlukan untuk membuat produknya, misalnya pakai 3D Printer dan sebagainya,” kata Ilham.

Pun dalam hal mengelola perusahaan sampai urusan akuntansi dan hal-hal yang berkaitan dengan legal itu juga disebut memiliki aspek digital. 

Swa.co.id

Terbaru