Skip to main content

Channels

Rating Streaming Content Menjadi Landasan dalam Pengukuran Lintas Media

  • 08 Des 2022, 20:45 WIB
  • 0
Hellen Katherin saat Menjelaskan Pengukuran Streaming Content Ratings (Foto:Audrey/SWA)

Platform lokal Vidio lebih unggul diminati dan banyak diakses masyarakat di 11 kota Indonesia menggunakan gawai dibandingkan Netflix dan Disney+ Hotstar di Indonesia dari sisi penggunaan. Nielsen menyampaikan, platform milik konglomerat Elang Mahkota Teknologi (Emtek) ini ‘menang’ berkat konten lokal.

Adapun survei dilakukan terhadap 3.700 sample yang memiliki usia di tas 10 tahun dan dilakukan selama periode Juli-Agustus 2022 di 11 kota yakni Bandung, Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, dan Surakarta.

Tercatat dalam laporan Nielsen Consumer Media & View Q3 2022 (Indonesia), TV dan internet menjadi dua jenis media dengan jangkauan tertinggi, yang mana TV masih mendominasi dengan 81,1% dan internet mengalami pertumbuhan yang signifikan mencapai 76,7%. Hingga kuartal tiga 2022, pengguna TV masih didominasi usia 40-49 tahun (18%) dan 50+ (23%), sedangkan digital masih didominasi usia 10-19 (22%) dan 20-29 (26%) tahun. Dengan pertumbuhan internet yang tinggi, mengakses video online dan menonton streaming TV juga meningkat secara signifikan dalam tiga tahun terakhir di semua kelompok umur.

Kondisi ini melahirkan kebutuhan industri untuk memiliki pengukuran streaming yang andal. Melalui Streaming Content Ratings, Nielsen membantu industri dalam memahami pemirsa streaming dan bagaimana mereka terlibat dengan konten, memungkinkan pemasar dan penyiar memahami dengan lebih baik lanskap kompetisi untuk mendapatkan atensi audiens.

Hellen Katherin, Executive Director Nielsen Media menjelaskan, saat ini sangat penting bagi klien kami untuk memiliki pemahaman yang mumpuni tentang lanskap streaming, terutama pandangan tentang konsumsi audiens yang memperhitungkan total penggunaan platform streaming yang sebanding dengan TV linier. “Nielsen Streaming Content Ratings memberikan pandangan komprehensif tentang konsumsi streaming dan demografi audiens yang terus meningkat. Ini akan membantu setiap pemangku kepentingan di industri dalam membeli, menjual, atau berinvestasi di lintas media,” jelasnya di Millenium Centennial Center, Jakarta, (8/12/2022).

Hellen menegaskan saat ini audiens memiliki lebih banyak pilihan dalam mengakses dan menikmati konten yang sesuai dengan kebutuhannya sehingga dengan adanya metode pengukuran yang terintegrasi akan memudahkan lembaga penyiaran dan pengiklan untuk menentukan strategi bisnisnya.

“Streaming Content Ratings akan melihat siapa, di mana, dan bagaimana pemirsa streaming
saat ini sehingga dapat memberikan pengukuran yang tepat untuk program yang dilihat
melalui platform streaming teratas dengan menyatukan beberapa fragmen menjadi satu sumber,” jelas Hellen.

Rating ini dapat membantu penyiar membuat keputusan sebuah program dan distribusi konten yang tepat untuk menjangkau profil demografi utama. Layanan ini juga dapat membuktikan profil audiens mereka terhadap kompetitor dan menjadi panduan untuk pengembangan konten serta strategi akuisisi konsumen di mana dapat dijual dengan proposisi nilai yang berbeda kepada pengiklan.

Sedangkan bagi pengiklan, layanan ini memberikan pemahaman tentang di mana dan kapan target audiens terlibat dengan video tersebut. Laporan ini akan membantu pemasar mendapatkan efisiensi dalam pengeluaran media mereka dan meningkatkan jangkauan dengan mengoptimalkan keputusan investasi antara televisi dan digital yang beradaptasi dengan keberadaan audiens secara efektif.

Nielsen telah mulai menyatukan platform teknologinya untuk membantu menjadikan produk
pengukuran audiens miliknya lebih interoperabilitas, fleksibel, dan terukur. Hal ini dapat
memenuhi pengukuran lintas media dengan mengusung visi Nielsen One, sebuah visi untuk
menjadikan Nielsen sebagai partner dalam pengukuran lintas-platform terpercaya di semua
media termasuk di Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Terbaru