Solusi Pelaporan Keuangan Sesuai Standar PSAK74/ IFRS17

22 Dec 2022, 08:37 WIB
Eranyacloud sebagai full-service cloud provider di Indonesia bekerja sama dengan PT SAS Institute, menyediakan solusi IFRS17 (Foto: Ist)

Eranyacloud bekerja sama dengan SAS untuk menghadirkan solusi IFRS 17 guna mematuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang PSAK 74 untuk perusahaan asuransi. Laporan keuangan perusahaan asuransi akan menjadi lebih detail dan transparan.

Bulan Agustus 2022, Otoritas Jasa Keuangan menyatakan akan mulai memberlakukan PSAK 74 yang merupakan adopsi dari International Financial Reporting Standard (IFRS) 17: Insurance Contracts yang telah terbit pada tahun 2017 dan akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025 di Indonesia, dan parallel run mulai 1 Januari 2024.

Dengan IFRS 17, laporan keuangan akan menjadi lebih detail, lengkap dan transparan karena pendapatan premi asuransi tidak bisa langsung diakui sebagai pendapatan/keuntungan, melainkan sebagai kewajiban yang kemudian diamortisasi bersama forecast premi berulang, perhitungan discounted untuk present value, serta faktor lainnya seperti risk adjustment.

Eranyacloud sebagai full-service cloud provider di Indonesia bekerja sama dengan PT SAS Institute, menyediakan solusi IFRS17 yang dapat membantu perusahaan asuransi dalam memenuhi kebutuhan dari unsur manajemen data (ETL), perhitungan Cash Flow, perhitungan CSM (Contractual Service Margin), hingga pembuatan entri jurnal dan laporan disclosure.

Untuk mempercepat proses implementasi, solusi SAS IFRS17 telah dilengkapi fitur standar/pre-defined seperti, metode validasi kelengkapan dan keakuratan data, desain data model, mesin perhitungan CSM untuk pendekatan GMM, PAA, dan VFA, Accounting Event dan Chart of Account, Disclosure, Dashboard dan Reporting berikut workflow untuk mengorkestrasi seluruh proses secara sistematis dan terstruktur. Solusi SAS IFRS17 sudah dipakai di banyak perusahaan asuransi global.

Eranyacloud dalam hal ini akan memberikan bantuan layanan kepada pelanggan dari mulai proses implementasi hingga bantuan terkait kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia. “Eranyacloud akan membantu proses implementasi, penyediaan infrastruktur untuk instalasi Solusi SAS IFRS17, hingga memberikan pendampingan bagi pelanggan dalam mematuhi regulasi pemerintah terkait infrastruktur  IT (information technology)  juga,” ujar Shaane Harjani, CEO Eranyacloud.

Perlu diketahui, implementasi solusi IFRS 17 ini membutuhkan kapasitas infrastruktur yang besar dengan performa tinggi. “Untuk itu,  kami senang dapat bekerja sama dengan Eranyacloud dalam  membantu perusahaan asuransi yang menginginkan solusi berjalan di local cloud, serta dapat menghemat waktu beberapa bulan dalam provisioning infrastructure beserta solusi aplikasinya,” ujar Febrianto Siboro, Country Manager PT SAS Institute.

Mengingat proses implementasi PSAK 74 memakan waktu yang cukup panjang, Eranyacloud dan SAS berkomitmen memberikan bantuan pengenalan, sosialisasi mengenai program IFRS 17 serta pendampingan bagi pelanggan, baik melalui seminar yang akan dilakukan secara daring maupun pertemuan tatap muka.

Eranyacloud adalah full-service cloud provider pertama di Indonesia yang menggunakan AMD EPYC processor. Perusahaan ini berdiri sejak 2020 dan telah memiliki sertifikasi ISO 27001/9001. Beberapa pelanggan berasal dari berbagai industri di Indonesia, termasuk Danone, Petrogas, Ayoconnect, dan masih banyak lagi.

Swa.co.id