Mundur dari Dropshipaja, Rico Huang Fokus Kembangkan UMKM

02 Dec 2022, 14:03 WIB
Rico Huang. (dok. pribadi)

Memiliki usaha yang besar dan menghasilkan adalah impian bagi banyak pengusaha, baik itu usaha kecil, menengah maupun skala besar. Demi mewujudkan impian untuk memiliki usaha tersebut, entrepreneur sukses dan pengusaha muda Rico Huang memutuskan untuk fokus kembangkan UMKM di Indonesia.

Rico menegaskan pentingnya digitalisasi UMKM. Perkembangan teknologi saat ini berkontribusi besar pada perubahan perilaku masyarakat yang semakin banyak melakukan aktivitas dan bertransaksi secara daring.

Jangkauan pemasaran digital saat ini cukup efektif ditambah dengan adanya aplikasi TikTok yang banyak memberikan kesempatan bagi influencer, profesi affiliate marketer, hingga pemilik produk. Jika diimbangi dengan pengembangan produk yang baik & pemanfaatan pemasaran di internet, saya sangat yakin UMKM bisa jadi pendorong roda ekonomi yang lebih baik,” ungkap Rico.

Demi fokus untuk mengembangkan UMKM, Rico pun mengundurkan diri dari jabatan CEO di Dropshipaja. Rico menambahkan ada partner baru yang membeli sahamnya pada September 2022 dan dirasa cocok untuk melanjutkan pengembangan Dropshipaja.

“Meski saya keluar, bisnis Dropshipaja masih terus berjalan dengan positif. Bersama partner baru, saya harap para mitra dan reseller Dropshipaja juga mendapatkan energi baru untuk maju bersama,” jelasnya.

Selama lima tahun, Rico dan beberapa partner-nya mengembangkan Dropshipaja.com hingga platform dropship tersebut memiliki lebih dari 100.000 reseller. Dan selama itu pula, Rico membagi tugas bersama partner sesuai dengan peranmasing-masing. Sehingga bisnis Dropshipaja dapat tetap berjalan normal walaupun tanpa kehadiran Rico. Adapun bisnis Dropshipaja mulai berkembang dari bisnis custom, bisnis foto, lalu yang terbaru meluncurkan produk di bidang wewangian. Sejak bermain di industri wewangian, pertumbuhan bisnis Dropshipaja jadi semakin baik.

Pengusaha berusia 27 tahun ini pun meyakini bahwa waktu dan tenaganya bisa tercurahkan lebih banyak untuk membantu UMKM, pasca keluar dari Dropshipaja.

“Masih banyak UMKM di luar sana yang bisnisnya masih tidak terbantu secara digital. Saya merasa ketika saya mengajar dan membantu UMKM baik secara gratis ataupun kelas – kelas berbayar, banyak perubahan yang mereka alami dan ini sungguh membahagiakan saya,” lanjut Rico.

Rico ke depan berencana untuk membangun infrastruktur edukasi bisnis dan berinvestasi ke bisnis UMKM melalui perusahaannya yakni PT Alona Indonesia Raya. Saat ini sudah ada beberapa bisnis UMKM yang diinvestasi oleh Rico, salah satunya adalah marketing agency untuk membantu UMKM dalam pemasaran digital.

“Saya investasi ke marketing agency itu karena melihat salah satu kesulitan teman-teman dari UMKM adalah pemasaran. Tentunya saya sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan pihak manapun asalkan bisa membantu teman-teman UMKM,” jelas Rico.

Lewat Alona, rencananya akan dibuka kelas-kelas edukasi baik gratis ataupun berbayar. Peserta didik akan diberikan beberapa materi yang diajarkan oleh praktisi agar bisa mempraktekkan materi bisnis sesuai dengan kebutuhannya. “Beberapa influencer, affiliate marketer, serta pemilik bisnis juga akan saya ajak untuk bisa mengajar dan berbagi pengalaman,” tambahnya.

Menurut Rico, salah satu kesulitan UMKM adalah minimnya informasi dan pengetahun. Oleh karena itu, ia akan mempertemukan pengusaha sukses untuk mengajar via online maupun secara langsung.

Selanjutnya, Rico juga berencana menyambungkan UMKM yang memiliki masalah dalam pemasaran, sehingga dapat dibantu melalui digital marketing agency. Serta akan ada kerjasama dengan pemilik software untuk mempermudah pekerjaan UMKM mulai dari POS, akutansi, CRM, data analytics, marketing tools, dan sebagainya.

“Tujuan kami di Alona ingin bisa menjadi cahaya untuk para UMKM. Ke depannya beberapa bisnis yang berpotensi juga akan kami sambungkan dengan investor dan kami ikut berinvestasi agar bisa naik level dari UMKM menjadi UKM. Besar harapan kami jika mereka bisa menjadi perusahaan besar,” katanya mengakhiri.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id