Agar Jadi Top Iklan di Youtube

Pemaparan Top 10 Iklan di Youtube oleh Kepala Pemasaran Google Indonesia di kantoe Google. (Foto: Syukron Ali/SWA)

Perkembangan dunia digital yang sangat pesat, membutuhkan sebuah konsep iklan yang lebih softsale. Pendekatan dengan alur cerita seperti short film misalnya cukup ampuh dalam membangun awareness masyarakat terhadap suatu brand.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Pemasaran PT Google Indonesia, Veronica Utami. Dalam menayangkan iklan di Youtube, pengiklan perlu memikirkan jenis tayangan yang menarik dalam rentang waktu 5 detik pertama.

"Karena Youtube memberi kebebasan memilih kepada pemirsa untuk melanjutkan melihat atau melewatinya. Maka 5 detik pertama sangat penting untuk menarik perhatian pemirsa Youtube," jelas Veronica dalam konferensi pers Top 10 Iklan di Youtube di kantor Google di Sentral Senayan ll, Jakarta (2/6).

Salah satu iklan dengan jangkauan pemirsa terbanyak adalah Bukalapak dengan iklan kreatifnya Mas Medok pendekar jari sakti episode pendekar cireng. Iklan yang berdurasi 7,27 menit itu telah dilihat sebanyak 1,1 juta lebih dalam rentang waktu enam bulan sejak Juli-Desember 2015.

Di atas Bukalapak ada iklan dengan durasi yang lebih singkat hanya 1 menit. Namun dapat disaksikan sebanyak 1,5 juta lebih penonton. Iklan kreatif tersebut berasal dari brand Paddle Pop yang berjudul Paddle Pop Twister.

Iklan dengan tayangan visual paduan animasi penuh warna juga menjadi daya tarik tersendiri. Contohnya iklan open up with Oreo Indonesia dari Oreo. Meski hanya berdurasi 30 detik, dengan menggandeng agensi kreatif Foote, Cone & Belding (FCB), Oreo Indonesia berhasil menempati urutan pertama dengan jumlah penonton lebih dari 2,4 juta.

Dengan manjalin kerja sama Youtube, diakui oleh Oci Ambrosia, Brand Manager Bukalapak, sangat membantu dalam proses target pemirsa. Sebab, menurutnya Youtube memiliki tools yang berbasis pada data untuk memudahkan pengiklan membidik segmen dengan tepat.

"Selain meningkatkan awareness, dengan iklan serial Mas Medok di Youtube sangat membantu kami dalam melakukan engagement dengan masyarakat," jelas Oci.

Veronica menambahkan, selain tayangan iklan kreatif dari banyak brand di Indonesia, tayangan yang populer di Youtube berasal dari jenis tayangan musik, komedi atau hiburan dan tutorial.

Dari alat yang dipakai oleh penonton untuk menyaksikan berbagai tayangan di Youtube, menurut Veronica masih didominasi oleh pengguna ponsel sebanyak 60%. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)