Amunisi Baru Nexmedia Menaklukkan Pasar TV Berbayar

Pasar TV berbayar di Indonesia hanya sekitar 11%, yakni masyarakat di kelas A yang mayoritas berada di wilayah perkotaan. Kue sebesar itu terbilang kecil untuk diperebutkan belasan pemainnya. Kehadiran Netflix yang menawarkan harga kompetitif, menambah sengit persaingan.

Laporan dari Media Partner Asia yang dirilis tahun 2014 menambah suram masa depan TV berbayar. Apa itu? Pertumbuhan TV berbayar di Indonesia diprediksi melambat dengan pertumbuhan subscriber hanya sekitar 10%. Tapi, PT Mediatama Anugrah Citra (Nexmedia) tak ciut nyali. Mereka terus berinovasi demi melahirkan produk baru yang diterima pasar dan dan menggandeng mitra yang solid. Dua strategi ini yang menahbiskan mereka sebagai pemimpin pasar di Indonesia dengan market share 40%.

Tahun ini, Nexmedia memiliki amunisi baru, bernama Nexdrive, yakni TV berbayar di mobil. Layanan baru ini akan menambah solid posisi mereka di Tanah Air. Sejak awal berdiri, target pasar mereka adalah masyarakat kelas menengah, yang jumlahnya semakin banyak di Indonesia.

Junus Koswara Vice President Director Nexmedia berpose, sajuta Future Leader Edisi05 2016 Junus Koswara Vice President Director Nexmedia berpose, sajuta Future Leader Edisi05 2016

“Kami tak bisa bersaing dengan pemain besar. Sehingga, kami menyasar keluarga muda yang tergolong middle class. Setiap bulan 85% pelanggan kami adalah pelanggan pay TV pertama,” kata Junus Koswara, Presiden Direktur Nexmedia.

Menurut dia, pelanggan memilih Nexmedia karena praktis tanpa parabola, memiliki konten bola menarik seperti Liga Inggris, harganya terjangkau, dan yang paling penting adalah mudah dalam melakukan pembayaran. Untuk yang terakhir, perseroan menggandeng BCA.

“Brand kami menjadi terkenal setelah berpartner dengan BCA. Pelanggan yang punya Tahapan BCA lebih mudah melakukan pembayaran. Dari kerja sama ini, kami memiliki 60 ribu pelanggan baru,” kata peraih gelar Master dari IPMI Business School ini.

Selain itu, Nexmedia juga gencar melakukan co-branding dengan jaringan pasar modern seperti Lotte Mart, Giant, dan 7Eleven. Hasilnya? Posisi perseroan terus menanjak, yakni penguasaan pasar 40%. Target penguasaan pasar pada tahun ini adalah 60% seiring meluncurnya Nexdrive.

“Branding kami dengan BCA dan Mandiri semakin kuat. Target kerja sama selanjutnya dengan BNI. Kami meluncurkan Nexdrive bekerja sama dengan Sony, Jepang untuk menyiapkan minichips,” ujar alumni Universitas Tarumanegara itu.

Dengan inovasi berupa Nexdrive, Junus berharap EBITDA perseroan berubah menjadi positif. Saat ini, Nexmedia fokus mengelola pelanggan yang sudah ada agar semakin loyal ketimbang agresif mencari pelanggan baru. (Reportase: Tiffany Diahnisa)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)