Aplikasi Mobile Banking QNB Bidik Anak Muda

Tahun 2015, menurut Biro Pusat Statistik, jumlah penduduk Indonesia yang berusia dibawah 30 tahun berjumlah 60% dari populasi total Indonesia. Di usia produktif jumlah penduduk terbanyak berada pada rentang usia 24-34 tahun. Tahun 2020, diprediksi akan ada 1,7 miliar alat komunikasi yang terhubung dengan 470 juta pengguna smartphone dengan 200 juta pengguna internet.

R. Andi Kartiko Utomo, Head of E-banking & Non Traditional Channel, PT Bank QNB Indonesia (kiri) R. Andi Kartiko Utomo, Head of E-banking & Non Traditional Channel, PT Bank QNB Indonesia (kiri)

Usia produktif dan generasi milenial menjadi pasar besar yang banyak diincar berbagai industri. Salah satunya adalah industri perbankan yang mulai mengeluarkan produk mobile banking dengan target anak muda.

“Kami sudah mulai tertarik dengan digital banking sejak tahun lalu melihat 43% kepemilikan handphone pasti menggunakan smartphone. Itu berarti 80 juta pengguna ini menggunakan smartphone untuk berbagai layanan salah satunya mobile banking,” jelas R. Andi Kartiko Utomo, Head of E-banking & Non Traditional Channel, PT Bank QNB Indonesia.

Ia menargetkan pasar kalangan anak milenial berusia 15-30 tahun yang senang menggunakan gadget. Remaja di usia belasan tahun biasanya belum memiliki akun bank sendiri namun memiliki pendapatan dan pengeluaran dari orang tua mereka. Untuk mengatur keuangan ini, Bank QNB sengaja meluncurkan mobile banking dengan konsep Omnichannel.

Konsep ini memungkinkan nasabah untuk bisa membeli berbagai produk dari satu layanan. Dalam peluncuran perdananya, mobile banking QNB yang diberi nama DooEt+ sudah bisa digunakan untuk pembelian tiket kereta api dan tiket pesawat terbang Citilink.

“Kami bekerjasama dengan PT Kereta Api dan Citilink untuk menyediakan fitur ini sehingga konsumen bisa membeli tiket dengan mudah,” jelas Andi. Untuk melengkapi fitur tersebut, Bank QNB bekerjasama dengan asuransi FWD sehingga setiap pembelian tiket yang dilakukan di dalam mobile banking tersebut akan langsung mendapatkan asuransi gratis.

Selain itu mereka juga menyediakan jenis pembayaran melalui scan QR Code dengan 277 merchant yang bekerjasama. Beberapa di antaranya adalah the Hooks, The Grand Ducking, The Goods Dept, Bateeq, dan lain-lain. Kerjasama ini dilakukan, melihat pola anak muda yang senang dengan kegiatan sosial seperti brkumpul dengan teman-teman mereka.

Selain dengan kafe atau butik tertentu, Bank QNB juga berencana untuk memperkenalkan scan QR Code ini pada tempat makan kaki lima. Alasannya, transaksi nasabah juga banyak dilakukan di tempat-tempat tersebut. Kedepannya ia menargetkan untuk selalu mengeluarkan fitur baru dalam waktu beberapa bulan. Ini menjadi strategi bank asal Qatar tersebut agar bisa menarik nasabah baru dari target market mereka.

Meskipun baru di launching pada bulan November, namun palikasi ini sudah mulai diperkenalkan pada nasabah sejak Maret 2016. Pada bulan Mei 2016, sudah ada 5000 pe-download aplikasi, yang mana 3000 di antaranya sudah terhubung dengan saving account bank QNB. Melalui aplikasi ini, Andi berharap bisa menggaet 1 juta nasabah baru dalam 1 hingga 1,5 tahun ke depan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)