Bisnis Etik Susilo Institute Jadi Literatur

Sekar Group hingga kini dinilai konsisten dalam mengedepankan etika bisnis dan kebanggaan terhadap identitas sebuah bangsa. Etika bisnis yang dimaksud merupakan nilai setiap pengambilan keputusan bisnis sehingga dapat menciptakan keseimbangan dan bermanfaat bagi perusahaan maupun lingkungannya. Etika bisnis yang diterapkan Harry Susilo lebih menempatkan pada model bisnis yang memiliki keuntungan tidak hanya bagi perusahaan itu sendiri, namun bermanfaat pula bagi pihak lainnya. Baik itu sumber daya alam, tenaga kerja, maupun komunitas masyarakat yang selama ini menjadi bagian terpenting dari kelangsungan bisnis berbagai perusahaan di bawah naungannya.

susilo

Salah satunya dalam usaha pemberdayaan hasil laut udang yang dikelola oleh salah satu anak perusahaannya PT Bumi Harapan Jaya. Untuk membangun industri udang nasional yang kompeten, Sekar Group mengelola tambak udang secara eco-friendly. Dengan luas lahan lebih dari 1.000 ha di Sumbawa, udang yang dikelola benar-benar diperhatikan kualitasnya. Air laut yang digunakan tidak terkontaminasi dan terhindar dari arus yang kuat. Selain itu, di sekitar lokasi tidak ada pabrik, tidak ada sungai, tidak ada polusi, tidak ada limbah domestic, menggunakan sirkulasi terbuka, bio-security, bebas antibiotic dan yang paling penting mengutmakan pada keberlangsungan ekosistem lingkungan sekitar.

Atas keteguhannya dalam mempertahankan prinsip bisnis beretika, maka Harry Susilo selain dipandang sebagai pengusahaa sukses, juga dipandang para akademisi dunia sebagai tokoh yang memiliki nilai-nilai etika bisnis, yang bisa menjadi modal kuat bagi keberlangsungan bisnis secara global.

Prinsip etika bisnis inilah yang menginspirasi universitas ternama Amerika Boston University untuk mendirikan The Susilo Institute For Ethics in The Global Economy pada tahun 2014. Institusi ini merupakan lembaga kajian dengan fokus utama pada pentingnya mengedepankan etika dalam pengambilan keputusan berbisnis dalam lingkupan ekonomi global. Lembaga yang dikepalai oleh seorang Direktur Laura Hartmann berbasis di Boston University dan menjadi bagian dari Sekar Group hingga kini dinilai konsisten dalam mengedepankan kebanggaan terhadap identitas sebuah bangsa.

Identitas yang dihadirkan melalui pemberdayaan sumber daya alam lokal secara bijak yang mengedapankan kualitas produk sehingga sukses menembus pasar dunia, serta menyerap tenaga kerja di berbagai daerah. Kontribusinya kini bahkan memiliki dampak yang begitu positif terhadap perekonomian rakyat di sektor perikanan, pertanian, pertambangan dan pariwisata di Indonesia.

Melalui perjalanan yang panjang selama 50 tahun ini, Sekar Group mampu meraih berbagai penghargaan dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Pencapaiananya selama ini, atas peran sertanya dalam membangun ekonomi sosial masyarakat, menumbuhkan semangat serta menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha di tengah persaingan ekonomi global. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)