BP Targetkan Bangun 350 SPBU di Indonesia

Dr. Richard Jones, Expert Technologist, BP Global Fuels Technology; Haryanto Adikoesoemo, President Director, AKR Corporindo; Neale Smither, Vice-President of New Markets, BP downstream; dan Peter Molloy, President Director, PT. Aneka Petroindo Raya (APR)

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di kawasan regional. Secara tidak langsung, fenomena ini akan berdampak pada peningkatan kebutuhan bahan bakar.

Hal tersebut disampaikan oleh Neale Smither, Vice President of New Markets BP Downstream, sembari mengumumkan bahwa pihaknya telah memasuki pasar Indonesia. BP sebagai perusahaan energi multinasional, dia mengklaim, telah memiliki 8 juta pelanggan tiap harinya di 18 ribu lokasi di berbagai belahan dunia. Untuk pasar Indonesia, BP berencana menghadirkan 350 unit SPBU.

“Angka tersebut direncanakan akan tercapai dalam waktu 10 tahun, jadi 35 cabang per tahun. Untuk tahun ini, target kami adalah membangun 20 cabang,” tuturnya di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Untuk mewujudkan hal tersebut, BP bekerja sama dengan PT AKR Corporindo Tbk, (AKR), sebuah perusahaan logistik dan rantai pasok bidang perdagangan serta distribusi minyak bumi dan bahan kimia dasar dengan membangun joint-venture bertajuk PT Aneka Petroindo Raya (APR). Kerja sama ini mengolaborasikan pengalaman ritel global BP dan koneksi distribusi AKR yang luas.

Haryanto Adikoesoemo, Presiden Direktur AKR, menyampaikan, “Bagi AKR, kemitraan kami dengan BP memperkuat komitmen jangka panjang untuk industri dan Indonesia. Ini adalah salah salah satu tonggak sejarah kami dan bangga dapat bermitra dengan BP.”

Saat ini, AKR telah memiliki 735 ribu kiloliter kapasitas tangki di 15 pelabuhan. “Kami terus menambah jumlah lokasi infrastruktur logistik kami, terutama di Indonesia Timur yang masih underserved,” papar Haryanto.

Namun, dengan banyaknya pemain SPBU lain yang ada di pasar, apa senjata APR untuk tetap bisa menerobos pasar? Dijawab oleh Peter Molloy, President Director APR, bahwa pihaknya memiliki diferensiasi kualitas dan kenyamanan pelanggan.

Langkahnya adalah menjadikan SPBU milik APR sebagai one stop shop. Lewat kerja sama APR dengan Alfarmart, Kopi Tuku, Martabak Orins, hingga SiTepat, pelanggan dapat melakukan berbagai kegiatan di area SPBU BP. “Kami juga memberikan fasilitas mushola, toilet, dan free wifi, juga tersedia oli milik BP, oli Castrol,” tambah Peter. Ia merasa yakin dengan strategi tersebut, terlebih dengan adanya prediksi bahwa akan terjadi peningkatan dua kali lipat populasi kelas menengah di Indonesia.

Mengenai investasi yang dibutuhkan untuk membangun satu cabang SPBU, Neale mengaku tidak bisa memberikan angka pasti. Pasalnya, ada banyak bentuk kerja sama yang dilakukan APR, misalnya sewa, leasing, atau juga kerja sama pembiayaan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
APR BP SPBU SPBU BP

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)