BPR Lestari Segera Akuisisi 10 BPR

Bali pastinya bangga memiliki BPR Lestari. Bayangkan saja, asetnya sudah mencapai Rp 2,7 triliun hingga Juni 2015 lalu. Kantor cabang mereka juga sudah tersebar di 12 kota di seantero Pulau Dewata. Namun, pendirinya Alex P. Chandra merasa sukses belum benar-benar diraih.

“Kami tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya Bali selama satu dekade terakhir. Kini, kami harus siap dengan pertumbuhan yang lebih tinggi lagi,” kata pria kelahiran Rangkasbitung 26 September 1969 ini.

Ia menilai ekspansi ke daerah-daerah lain sudah ada dalam rencana jangka panjang perseroan. Rencana itu akan dijalankan lewat bendera Lestari Capital karena wilayah kerja BPR memang terbatas hanya di satu propinsi. Rencananya, ia akan mengakuisisi 10 BPR di luar Bali.

Rencana itu baru akan diterapkan pada 2020 mendatang. Sembari menunggu, BPR Lestari fokus mengembangkan potensi besar Bali sebagai salah satu destinasi wisata favorit di dunia. Dari target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia, sekitar separuhnya berkunjung ke Bali..

Alex P. Chandra (kiri) Alex P. Chandra (kiri)

Hanya saja, pemerintah daerah dan pusat mesti bergerak cepat untuk menggenjot pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas infrastruktur yang sudah ada. Dengan begitu, wisatawan domestik maupun asing akan betah berlama-lama di Pulau Dewata. “Potensinya di Bali masih sangat besar,” ujarnya.

Setelah makin besar di Bali dan ekspansi ke daerah di sekitarnya, lanjut dia, tak menutup kemungkinan Lestari Capital akan melantai di bursa (IPO) demi meraih pendanaan yang jauh lebih besar dan tentu saja berbiaya murah. Langkah itu bisa jadi akan dilakukan dengan menggandeng mitra strategis.

Menurut dia, bisnis BPR Lestari tumbuh jauh lebih cepat sehingga membutuhkan penambahan modal yang tidak sedikit. Meski sudah mampu menggerogoti nasabah bank-bank umum, ia belum berencana membawa BPR Lestari naik kelas menjadi bank umum mengingat persaingan di bank umum yang sudah sangat ketat saat ini.

Alex merasa beruntung memiliki tim yang solid saat pertama kali mengakuisisi BPR Lestari. Saat ini, pengelolaan sudah diserahkan sepenuhnya kepada tim binaannya. Ia kini duduk di bangku komisaris memantau arah pertumbuhan bisnis jangka panjang.

“Saya menerapkan struktur horisontal untuk memangkas birokrasi dan menghindar biasa karena semua laporan bisa langsung disampaikan kepada saya. Ini akan mempercepat tumbuh kembang karyawan. Mereka yang berprestasi tentu akan diberi penghargaan,” kata Alex. (Reportase: Silawati)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)