Cara HIPMI Bangkitkan Industri Kreatif

Pesatnya perkembangan teknologi di Indonesia, banyak melahirkan entrepreneur-entrepreneur baru dalam berbagai bidang. Hal inilah yang mempercepat perkembangan ekonomi dan memunculkan potensi ekonomi baru yang mampu menopang kehidupan perekonomian masyarakat dunia.

Meskipun awalnya, kegiatan perekonomian hanya bertumpu pada perekonomian berbasis sumber daya alam, seperti pertanian, perkebunan, kehutanan dan lain-lain. Tapi kini, perekonomian dunia sudah bergeser ke perekonomian berbasis sumber daya manusia, yakni industri dan teknologi informasi.

Apalagi di saat kondisi ekonomi nasional yang sedang dalam kondisi yang melambat dibutuhkan gagasan- gagasan atau ide-ide segar yang dapat memberikan solusi dari berbagai permasalahan ekonomi bangsa ini. Industri digital saat ini menjadi sebuah industri yang sangat populer di kalangan para UKM dan para pengusaha muda atau pemula.

Industri digital menawarkan hambatan masuk yang rendah untuk para pemain UKM dan Pengusaha Muda untuk berpartisipasi di industri ini. Dengan berbekal ide atau gagasan serta keahlian yang memadai dan dukungan modal yang tidak besar maka para pengusaha pemula dan UKM dapat bisa memulai terjun di industri ini.

Selain karya kreatif dalam negeri, booth-booth juga diisi oleh jajaran artist dari luar negeri Selain karya kreatif dalam negeri, booth-booth juga diisi oleh jajaran artist dari luar negeri

“Dengan ramainya peluang di industri digital saat ini membuat para pemain baru atau pengusaha pemula untuk berperan serta. Apalagi kemajuan teknologi sekarang ini maka peluang bagi para pemain baru dengan gagasan yang dapat membuat gangguan pada industri yang sudah mapan,” kata Wirendra Tjakrawedja Ketua Panitia Pelaksana Talk Show Peluang Industri Digital untuk UKM.

Rama Datau, Ketua Umum HIPMI Jaya menambahkan memasuki era digital, peluang industri kreatif semakin besar di tahun 2016, bisnis kreatif yang memanfaatkan platform kecanggihan teknologi semakin menjanjikan, industri digital dan industri kreatif tidak bisa dipisahkan karena perkembangan industri kreatif tanpa industri digital tidak akan berkembang dengan maksimal.

Besarnya perhatian masyarakat akan sesuatu yang berbeda, unik dan menarik, tentu menjadi segmentasi pasar tersendiri bagi para pelaku industri kreatif. Industri kreatif dapat diartikan sebagai aktivitas ekonomi yang terkait dengan penciptaan atau penggunaan pengetahuan dan informasi. Salurannya bisa bervariasi, mulai dari arsitektur, periklanan, seni, kerajinan tangan, desain, fashion, film, musik, fotografi, sinematografi, gadget, software, games, dan lain-lain.

Rama menambahkan salurannya bisa bervariasi, baik dari bidang seni, sinematografi, fashion, kecantikan, fotografi, kuliner, maupun yang lainnya. Industri kreatif memang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu untuk mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu. "Creative industry besar sekali, malah di Amerika bidang ini menyumbang 10 persen untuk pendapatan negara dari film, games, serta musik,".

Industri kreatif benar-benar menakjubkan dan menjanjikan bila ditekuni dan menjanjikan untuk semua orang. Orisinalitas dan keuletan akan mengantarkan ide yang kreatif menjadi sesuatu yang berbeda.Oleh karena itu HIPMI sebagai organisasi kader pengusaha muda, sangat concern terhadap perkembangan industri digital terutama yang berkaitan dengan UKM dan pengusaha pemula.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)