Cinemaxx Incar Konsumen Anak-Anak

Jaringan bioskop milik Lippo Group, Cinemaxx melihat peluang terhadap konsumen anak dengan menghadirkan bioskop khusus anak, yaitu Cinemaxx Junior. Bioskop yang berlokasi di Maxx Box Lippo Village, Karawaci, Tangerang ini menyasar target konsumen orang tua yang memiliki anak berumur 3-10 tahun.

Cinemaxx Junior

Infany Suryadji, Head of Marketing Cinemaxx, mengungkapkan bahwa bioskop biasa bukan lingkungan yang menarik bagi anak-anak. “Anak-anak perlu bebas bergerak, bersosialisasi, dan berinteraksi dengan film yang mereka tonton. Cinemaxx Junior menghadirkan lingkungan yang seru dan aman khusus bagi anak-anak, di mana mereka dapat bermain dan bersenang-senang, sekaligus menyaksikan film yang menghibur di layar lebar,” ujarnya.

Ia berpendapat bahwa bioskop khusus anak memiliki potensi yang besar bagi pertumbuhan bisnis dengan terus adanya keluarga yang ingin membawa anak-anak ke bioskop. “Selain itu, Cinemaxx Junior adalah satu-satunya bioskop anak-anak di Indonesia yang akan berdampak baik untuk bisnis,” kata Infany.

Ekpansi yang dilakukan Cinemaxx didasari oleh kondisi di Indonesia yang saat ini kekurangan layar bioskop dengan perbandingan 1 layar bioskop untuk setiap 218.000 orang, di mana di Korea ada 1 layar bioskop untuk setiap 23.000 orang dan di Singapura ada 1 layar bioskop untuk setiap 25.000 orang. Hal ini menunjukkan bahwa pasar bioskop di Indonesia masih berpotensi besar yang mana kebutuhan masyarakat akan akses ke bioskop cukup besar.

Upaya yang dilakukan Cinemaxx untuk menarik pengunjung menggunakan strategi above the line melalui beberapa media massa seperti koran, radio, majalah dan juga melalui pemasangan billboard atau media promosi lainnya.

Yang membedakan Cinemaxx Junior dengan bioskop konvensional yaitu dalam ruang sinema Cinemaxx Junior terdapat mini playground atau arena bermain dengan banyak permainan seperti play bridge, flying fox, giant trampoline, ball pit, climbing trees, serta mini hammocks. Juga ada area khusus balita, dengan mainan yang aman untuk dimainkan.  Anak-anak juga bisa memilih untuk masuk ke dalam bioskop melalui papan luncur berbentuk tube slide.

Agar anak-anak punya banyak waktu untuk bermain, pintu bioskop akan dibuka satu jam sebelum film diputar. Karena tambahan waktu bermain ini, satu sesi di Cinemaxx Junior akan memakan waktu sekitar 2,5 jam. Anak-anak dapat menikmati film di kursi berbentuk unik yang dapat mereka pilih sendiri, yaitu bean bag, lounger, cinema seat, atau sofa bed untuk berdua. Tiap harinya Cinemaxx Junior memutar film dalam tiga sesi. Untuk harga tiket masuk dikenakan biaya sebesar Rp 100 ribu/orang.

Saat ini jaringan Cinemaxx mengoperasikan 18 bioskop dengan total 99 layar di 10 kota Indonesia. Adapun total investasi yang disiapkan Cinemaxx untuk ekspansi tahun ini mencapai Rp 900 miliar. “Target Cinemaxx pada 2016 adalah untuk memiliki 190 layar di 41 lokasi di Indonesia,” tutup Infany. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)