Dongkrak Populasi 1 Juta Unit, KTB Luncurkan FE71PS

Bertujuan menuju angka penjualan 1 juta unit dalam waktu dekat, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) meluncurkan model terbaru colt diesel di kelas light duty truck (LDT) yaitu FE 71 PS (Power Steering) serta memperkenalkan wajah baru colt diesel yang memiliki perubahan spesifikasi. Colt diesel menjadi tulang pengguna penjualan kendaraan niaga Mitsubishi di Indonesia. Data periode Januari-April 2016 menunjukkan colt diesel menjadi pemimpin pasar dengan pangsa pasar mencapai 56,2% di kelas LDT. Secara detail, kontribusi varian-varian FE71 (truck dan bis chassis) berkontribusi 22% terhadap penjualan colt diesel. Sedangkan FE71 standard menyumbangkan 13%. Dari data tersebut, KTB memutuskan untuk mengembangkan FE71 yang dilengkapi dengan power steering.

KTB

Sejak kemunculannya di Indonesia, kendaraan niaga Mitsubishi Fuso kelas LDT, colt diesel, mencapai 981.984 unit. Angka ini merupakan populasi terbesar untuk kendaraan niaga. Untuk itu, diluncurkanlah FE71PS agar populasi LDT colt diesel cepat menuju angka 1 juta unit. Pengembangan produk baru ini berdasarkan kondisi lapangan dan juga permintaan pasarnya cukup besar. Kelebihan yang ditawarkan model terbaru ini terlena pada power steering yang dapat mengurangi steering effort (2-4 Kfg) sehingga kendali kemudian lebih mudah dan ringan. Selain itu, disematkan juga stabiliser di bagian depan untuk menjaga kestabilan saat berkendara.

Seri terbaru ini memiliki kelingan di sisi samping untuk mempermudah pemasangan karoseri sehingga dapat menyatu dengan chassis. Suspension pada U-bokt mempermudah pengemudi untuk melakukan penambahan leaf spring. Menargetkan pengusaha di bidang angkutan industri, pabrik, distributor, retailer, pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, FE 71 PS dijual dengan harga Rp 214.400.000 (off the road).

Selain meluncurkan varian terbaru, KTB melakukan penyegaran terhadap colt diesel salah satunya dengan merubah front grill dan loho emblem Tiga Berlian uang bewarna chrome sehingga terlihat lebih jelas. Filter utama bahan bakar juga ditingkatkan, yang awalnya filtering area 0.25 m2 menjadi 0.38 m2. Dengan begitu, kinerja penyariangan bahan bakar menjadi lebih baik.

"Peluncuran seri terbaru dan penyegaran ini kami lakukan demi peforma yang baik sehingga dapat mendukung bisnis konsumen dengan lebih baik lagi," ujar Duljatmono, Marketing Director of MFTBC Marketing Division KTB. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)