Hijaunya Hub Gudang CKB

PT Cipta Krida Bahari (CKB) adalah satu dari 11 perusahaan resmi yang menjadi PLB di Indonesia. Perusahaan yang berdiri tahun 1997 silam ini memegang kendali atas 10 hektar lahan Pusat Logistik Berikat (PLB) di kawasan industri Cipta Krida Bahari, Cakung, Jakarta Utara. Meski hanya perusahaan pergudangan, konsep hijau telah diterapkan CKB.

“Ada 3 inisiatif besar yang terus dilakukan. Pertama, CKB sebagai green logistics company. Kedua, (konsep hijau) di program CSR. Ketiga, fasilitas kerja berwawasan hijau. Lingkungan hidup adalah masa depan,” kata Erwin Sugianto, GM Commercial CKB.

Menurut dia, perusahaan yang telah memiliki 40 cabang di seluruh Indonesia ini telah menerapkan ketiga inisiatif itu sejak tahun 2012 dengan fokus utamanya pemberdayaan sumber daya manusia dalam perusahaan. Meski baru menuju ISO 14000 pada 2020 mendatang, konsep berwawasan lingkungan ini telah menjadi budaya dalam perusahaan.

“Lima hub gudang kami yang berlokasi di Jakarta, Samarinda, Banjarmasin, Balikpapan, dan Surabaya sudah ecofriendly dan zero waste. Forklift kami juga sudah menggunakan bahan bakar diesel dan listrik sudah otomatis menyala kalau ada pekerja. Ini menghemat biaya besar,” katanya.

Tim CKB Logistics, peserta green company Tim CKB Logistics, peserta green company

Meski begitu, implementasi konsep hijau ini tak semudah membalikkan piring di atas meja makan. Beragam kendala muncul dari kalangan internal maupun eksternal perusahaan. Proses untuk mengubah mindset karyawan seperti tidak membuang sampah sembarangan memang tidak mudah. Pilihan tiga tempat sampah untuk limbah yang bisa didaur ulang, basah, dan tidak bisa didaur ulang juga akan membingungkan tanpa ada sosialisasi lebih dulu.

“Top manajemen kami sangat komit. Mereka menekankan penerapan konsep green harus menjadi budaya di antara 1.000 karyawan kami yang tersebar di 35 cabang. Kami punya tim khusus untuk membangun itu,” ujar dia.

Ke depan, CKB berencana menerapkan transportasi yang berwawasan lingkungan. Saat ini, sekitar 70% armada transportasi masih dipegang oleh pihak ketiga. Jika mampu beralih dari solar dan menggunakan bahan bakar gas, penghematan akan jauh lebih besar.

“Kami sebenarnya sudah punya partner yang menggunakan bahan bakar gas meski tidak semuanya. Kalau forklift di hub-hub kami sudah ada yang menggunakan bahan bakar listrik,” kata Vira Manajer Komunikasi Perusahaan CKB. (Reportase: Herning Banirestu)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)