HR dan Teknologi adalah Partner Bisnis Selaras

Dalam seminar yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan NBO Group  bertema "Indonesian Leadership & Human Capital Summit 2018", serangkaian pembicara hebat hadir untuk menggali lebih dalam mengenai tren dan strategi kepemimpinan terbaik di Indonesia saat ini. Dalam kesempatan tersebut, Herbert Ang selaku Presiden Direktur Acer Indonesia turut memaparkan  pentingnya teknologi dalam mendukung transformasi di tempat kerja.

Herbert menjelaskan bahwa HR (Human Resources) dan teknologi tentunya akan menjadi business partner yang selaras, khususnya bagi para praktisi HR untuk dapat mewujudkan talent yang tangguh dan memiliki kompetensi tinggi dalam mendukung visi dan misi perusahaan. Tempat d imana kita bekerja sehari-hari pun sudah banyak sekali perubahan yang terjadi. Pengaruh terbesar dalam perubahan tersebut adalah dalam penggunaan teknologi.

"Pada saat cara interaksi setiap karyawan mengalami perubahan, maka akan ada perubahan juga pada bisnis yang dijalani. Selain itu, adapun yang dapat membuat pada talent agar dapat lebih fleksibel dan produktif yakni dengan penggunaan virtual desktop. Teknologi virtual desktop ini dapat memudahkan para talent agar bisa bekerja dimanapun dan kapanpun. Banyak perusahaan di luar negeri juga sudah menggunakan teknologi ini," ungkapnya.

Ia juga memaparkan banyak contoh lain yang beragam mengenai tranformasi yang dihasilkan oleh penggunaan teknologi yakni dapat akan berdampak signifikan dalam memaksimalkan team work. Yang dulunya harus face-to-face, namun sekarang bisa lebih fleksibel, seperti dengan cara video conference atau penggunaan personal messenger seperti WhatsApp, WeChat, BBM, dan lain-lain. Selain itu,  banyak kota di dunia beralih kepada smart city, termasuk di Indonesia, yakni kota Bandung.

"Contoh lain yang ada dikeseharian kita adalah pada bisnis transportasi dan jasa lainnya yang notabene lebih banyak pada skema on-demand. Bahkan saat kita ingin mencari slot parkir yang kosong pun sudah ada teknologi yang hadir untuk keperluan ini. Kehadiran teknologi sudah memudahkan para pengendara mobil yang kesulitan dalam mencari slot parkir dengan pengaplikasian sistem tagging dan penggunaan sensor yang diletakan ditiang yang terletak di area parkir tersebut," imbuhnya.

Ia pun memaparkan pengalaman saat ia berkunjung di salah satu rumah sakit di Taiwan yang menampung para manula (manusia usia lanjut). Di rumah sakit itu, ia melihat sudah mulai banyak aktivitas yang menggunakan Artificial Intellegence, Big Data, dan lain-lain yang bisa membantu para suster untuk mengetahui keadaan para manula tanpa harus berkunjung ke ruangan mereka.

Herbert berpendapat bahwa setiap perubahan yang terjadi itu bergantung pada skill dan mindset dari pekerja yang ada di lingkungan tersebut. Penggunaan teknologi juga bisa diterapkan asalkan ada endorsement dari petinggi di suatu perusahaan untuk bisa bertransformasi ke arah yang lebih baik dan tak lupa untuk selalu melihat semuanya secara holistik dan mengembangkan kultur yang dinamis. "Tranformasi digital haruslah dijadikan sebagai strategi bisnis dan work value dari suatu perusahaan," tegas Herbert.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)