Ingin Investasi Properti, Lengkapi Dulu Datanya

Investasi di properti masih menjanjikan untuk investor yang cenderung konservatif. Namun, tentu sangat sulit untuk memulainya untuk investor pemula dalam mencari properti yang menarik dan tentu saja menguntungkan. Maraknya proyek properti yang dibuat, terkadang membuat bingung konsumen untuk memilih.

Seiring perkembangan dunia internet, konsumen bebas melakukan banyak hal, termasuk dalam mencari informasi hingga membeli properti. Salah satunya bisa menggunakan Lamudi, portal properti online yang menyediakan berbagai data yang lengkap, mulai dari harga rumah, harga rata-rata per meter persegi suatu daerah, fluktuasi harga hingga estimasi biaya pinjaman KPR.

Saat berinvestasi, ketersediaan data akan membuka peluang dan menciptakan pasar yang efisien. Jika selama ini investor hanya bisa melihat properti yang terbatas di area metropolitan saja, kini mereka dapat mencari dalam ruang lingkup yang lebih luas untuk mendapatkan tingkat kapitalisasi yakni penghasilan operasional bersih dibagi harga pembelian.

Tingkat kapitalisasi merupakan indikator paling umum dipakai dalam penjualan dan pembelian properti. Tingkat kapitalisasi bervariasi, berdasarkan wilayah dan tipe properti. Cap rates juga bisa membantu saat melihat tren sekarang, misalnya jika harga menurun bisa menjadi sinyal bahwa pasar sedang memanas.

Foto: shutterstock Foto: shutterstock

Misalnya, cap rates memungkinkan investor di Filipina untuk bisa menambah properti di Davao, kota paling Selatan di negara ini. Ketika informasi ini tersedia melalui sumber data yang terbuka, itu adalah sebuah hal yang sangat berharga untuk para investor real estate komersial.

Keberadaan data juga sangatlah penting untuk agen. Transparansi data yang tersedia, dapat membantu mereka untuk menginformasikan kepada klien, mulai dari analisis pertumbuhan pasar dan perkiraan yang mendekati kenyataan, juga tren yang dapat lebih mudah dipahami.

Transparansi data juga dapat memberi nilai tambah kepada agen dan investor untuk menganalisis dan menginterpretasi sehingga dapat memberi dampak yang sangat besar. Para ahli di teknologi online akan menggabungkan data demokratisasi dengan kemampuan untuk menganalisis dan menginterpretasi.

Menurut laporan dari McKinsey & Company, data yang terbuka dapat menghasilkan multi-triliun uang dalam ekonomi global. Sistem perekonomian kini adalah sistem perekonomian online dan dengan data baru yang gratis, terbuka dan tersedia untuk semua. Informasi adalah kekuatan dan dengan kemudahan akses data, konsumen memiliki kekuatan di pasar.

Ketika data mudah diakses, tak hanya baik untuk real estate, tapi juga untuk semua industri. Setiap model bisnis yang mengandalkan informasi terproteksi akan sangat merasa kesulitan di masa depan. Dan pada titik tertentu semua informasi akan terbuka untuk setiap orang.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)