Konferensi UBS : Ada Tiga Sektor yang Paling Banyak Dilirik Investor

Program kerja Kabinet Kerja Joko Widodo mendapat sorotan dari investor. Dalam UBS Indonesia Conference 2015 menyebutkan, ada tiga sektor yang menjanjikan dan paling banyak dilirik untuk investasi yakni infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan e-commerce.

Konferensi tahun ini fokus pada bagaimana perusahaan dan pasar menanggapi pemerintahan baru. Konferensi kedelapan yang bertajuk "A New Agenda" ini dihadiri oleh lebih dari 53 klien korporasi terkemuka di Indonesia, serta lebih dari 140 institusi investor dari Asia, Australia, Eropa dan Amerika Utara, yang menunjukkan ketertarikannya terhadap perekonomian Indonesia.

image

Joshua Tanja, Country Head of Indonesia Equities and Research UBS Investment Bank, menjelaskan, antusiasme investor terhadap sektor infrastruktur sangat tinggi. Menurutnya, banyak investor ingin mengetahui bagaimana cara pemerintah untuk mendapatkan dana dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan proses akuisisi tanah. "Mudahnya perizinan di Indonesia saat ini juga faktor kunci banyaknya investor yang tertarik untuk berinvestasi," ungkapnya.

Sementara itu, Agung Prabowo, Managing Director UBS Invesment Bank ,menyebutkan, saat ini sektor pelayanan kesehatan di Indonesia masih kekurangan tenaga dokter dan rumah sakit. Kondisi itu akan memicu minat investor untuk berinvestasi di Tanah Air. "Sektor ini cukup promising ke depannya," ujar Agung yang enggan menyebutkan lebih lanjut nama-nama investor yang akan bermain di sektor ini.

Selain infrastruktur dan pelayanan kesehatan, sektor jual beli online (e-commerce) juga mendapat perhatian lebih. Agung memprediksi, bisnis dunia maya itu akan melaju kencang karena didorong beberapa faktor. Misalnya : penetrasi penggunaan ponsel pintar, internet, hingga meledaknya angka pengguna sosial media. "Kami tidak bisa merinci siapa saja mereka. Tapi yang pasti tendensinya ke bisnis online shopping, walaupun ada satu-dua perusahaan yang akan masuk ke news portal," katanya.

Bagaimana sektor kemaritiman dan perikanan yang digaungkan oleh Presiden Jokowi? "Kami tidak membahas itu dikonferensi kali ini karena emitennya sedikit dan sulit untuk dianalisa lebih dalam,"kata Joshua.

UBS menjadi tuan rumah dalam acara UBS Indonesia Conference 2015 di Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan investor asing serta perusahaan-perusahaan terkemuka yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia.

Diselenggarakan sejak tahun 2007, konferensi bersejarah ini telah menjadi forum bergengsi dan paking dinanti bagi pada manajer, pembuat kebijakan, para ekonom, ahli strategi, dan investor perusahaan untuk bertukar wawasan tentang tren dan perkembangan investasi di Indonesia.

"Perusahaan-perusahaan Indonesia dan investor asing dapat pemahaman yang lebih mendalam akan Indonesia sebagai tujuan investasi yang menarik dan menjanjikan," paparnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)