Kosme Siap Tembus Pasar Kosmetik Internasional

J99 Corp terus melebarkan sayap usahanya meski pandemi Covid-19 belum berakhir, termasuk membuka pabrik baru PT Kosmetika Global Indonesia (Kosme) di kawasan SIER Surabaya untuk memenuhi kebutuhan pasar kosmetik.

Gilang Widya Pramana, Pemilik PT Kosme menjelaskan, pabrik kosmetik yang dibuka ini merupakan lokasi kedua setelah Malang untuk memenuhi tingginya permintaan pasar kosmetik di Indonesia, dan kedepannya dia bersama sang istri Shandy Purnamasari akan membuka pabrik ketiga di Jawa Barat.

Dalam pembukaan pabrik kosmetik ini, Gilang bersama istri juga memperkerjakan sekitar 20 orang disabilitas sebagai karyawan Kosme. Langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat yang kurang mendapatkan kesempatan untuk bekerja karena kondisi fisiknya. "Sebenarnya para disabilitas bisa kerja dan kita harus memberikan kesempatan kepada mereka,” tutur Shandy.

“Etos kerja penyandang disabilitas cukup tinggi dan lebih semangat,” imbuh Gilang d ihadapan Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak. Tak hanya melebarkan sayap di dalam negeri, J99 Corp juga berencana membuka pabrik kemasan, farmasi dan obat tradisional termasuk kelak berekspansi ke Amerika dalam tahun ini untuk memasarkan produk MS Glow yang diproduksi Kosme. "Kemarin kami sudah berbicara dengan KBRI di Los Angeles dan mereka berencana membantu untuk memasarkan produk MS Glow," kata Gilang.

Direktur Operasional PT SIER Didik Prasetiyono  turut hadir dalam pembukaan Pabrik Kosme bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Arumi Emil Dardak dan Kepala Disperindag Jatim Didik  menyambut baik J99 Corp membuka pabrik kosmetik di kawasan industri Rungkut Surabaya, hal ini menunjukkan bahwa iklim investasi di Jatim yang membaik meski kondisi ekonomi tertekan akibat pandemi Covid-19.

"Beberapa sektor tampak kemudian masih bisa bertahan dan justru kemudian tumbuh di era ini, dan ini kemudian sinyal bagus bagi kawasan industri yang kami kelola," kata Didik di lokasi pembukaan sebagaimana dipublikasikan dalam siaran persnya. Didik menambahkan, kawasan industri yang dikelola SIER di Surabaya dan Pasuruan menyambut baik para investor seperti J99 Corp yang menanamkan investasinya di Jawa Timur. Karena usaha kosmetik di Jatim masih sangat potensial untuk dikembangkan. "Kami ucapkan selamat datang kepada Kosme jadi bagian dari keluarga besar kawasan SIER, semoga akan ikut ambil bagian dalam penciptaan lapangan pekerjaan baik yang di kawasan maupun rangkaian distribusi yang di luar kawasan," tambahnya.

Sementara itu,  Emil Dardak mengatakan, dengan dibukanya pabrik kosmetik  Kosme di Rungkut Surabaya merupakan contoh pentingnya pengembangan kawasan industri SIER. Karena sebagai provinsi yang perekonomiannya terbesar kedua di Indonesia juga memiliki potensi pasar yang luar biasa. "Ini menjadi contoh bagaimana kawasan industri memberikan sousi secara komprehensif untuk manfakturing di Jawa Timur," ucap Emil.

Berdasarkan data dari Disperindag Jatim, Emil menjelaskan bahwa sumbangsih terbesar di Jawa Timur adalah manufakturing makanan dan minuman disusul tembakau. Dan industri farmasi, kimia bakal menjadi industri masa depan Jatim.  "Kemarin PMA sudah masuk ke sektor itu, sekarang dengan Kosme masuk maka ini menjad penanaman modal dalam negeri ita melihat bahwa ini menjadi indutri masa depan bagi Jawa Timur," terangnya.

Emil juga menyambut baik langkah Kosme memperkerjakan disabilitas sebagai karyawannya, tentunya ini merupakan suatu hal luar biasa yang bisa dicontoh pabrik maupun industri lainnya.  "Tentunya kami  bangga bahwa Kosme mempercayakan saudara-saudara kita yang difabel, tentu ini akan menjadi model yang kita dorong kepada pabrik - pabrik lain untuk meneladani ini," ucap Emil.

www.swa.co.id       

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)