Laba Panorama Melonjak Hampir 50%

PT Panorama Sentrawisata Tbk meraup pendapatan sebesar Rp 995 miliar hingga Maret 2016, naik dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 615 miliar. Pemicunya antara lain, penambahan jumlah negara bebas visa, gencarnya promosi Wonderful Indonesia di luar negeri, pengembangan dan intensifikasi pasar inbound di Eropa Tengah, Skandinavia, Asia Tengah dan ASEAN.

“Penjualan dari pilar inbound naik lebih dari 60% yang dipengaruhi oleh momentum pariwisata,” kata Budi Tirtawisata, Direktur Utama Panorama dalam rilisnya.

Faktor lainnya adalah akuisisi PT Buaya Travel Indonesia, sebuah perusahaan inbound yang mendatangkan wisatawan mancanegara asal Eropa, Amerika dan India, yang ikut menopang peningkatan penjualan di pilar inbound. Termasuk, pengkonsolidasian PT Raja Kamar Internasional (MG Group) yang menjual voucher hotel secara online maupun off line.

panorama2 The World of Panorama 12, 2016 @Gandaria City, pameran travel tunggal tahunan Panorama Tours. Salah satu anak usaha dibawah PT Panorama Sentrawisata Tbk

Ada juga dari penjualan paket wisata dan tiket penerbangan, perluasan jaringan distribusi on-line berbasis digital maupun off-line seperti melakukan atau mengikuti pameran travel dan membuka cabang.

“Pemakaian teknologi informasi digital dalam rangka efisiensi dan efektifitas operasional juga berujung pada penurunan biaya operasional,” katanya.

Lonjakan pendapatan pada kuartal I-2016 ini berimbas pada kenaikan gross profit margin menjadi sebesar 24,7% dibanding tahun lalu yang hanya Rp22,1%. Laba bersih naik 47,4% dibanding periode yang sama tahun lalu. Laba per saham Q1-2016 menjadi Rp 40,61 miliar (annualized) dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 27,5 miliar.

Dia menjelaskan, kinerja di kuartal pertama ini adalah hasil awal ekspansi perseroan dalam memperluas jaringan distribusi baik secara on-line berbasis teknologi informasi maupun off-line serta kejelian menangkap momentum pertumbuhan pariwisata Indonesia. “Kedepan, kami akan terus menjadikan Panorama sebagai perusahaan jasa pariwisata dan pelayanan yang berbasiskan teknologi" ujar dia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)