Nestea Bangun Kekuatan Merek dengan Brand Activation

Ruslan Desmawan, Country Business Manager Nestle Professional Ruslan Desmawan, Country Business Manager Nestle Professional

Nestea salah satu merek milik Nestle yang hanya bisa dijual di resto-resto, merasa perlu meningkatkan awareness ke konsumen di tengah persaingan yang makin ketat.

Nestea paham bahwa pasar masa depan adalah anak muda. Bagaimana tidak, mengutip catatan Yoris Sebastian dari OMG Consulting pada 2020 generasi milenial yang merupakan generasi produktif antara 15-35 tahun akan mencapai 40 persen populasi Indonesia.

Generasi milenial ini sangat melek digital. Bisa dikatakan mereka adalah pengguna terbesar media sosial. Mereka juga sangat konsumtif dan menjadi target market yang sangat potensial. Maka itu brand activation yang dipilih untuk meningkatkan brand awareness Nestea pun menggunakan media sosial.

Menurut Ruslan Desmawan, Country Business Manager Nestle Professional, Nestea merupakan merek Nestle yang pertama kali diluncurkan 1948 di Swiss. Sedang masuk Indonesia pada 2003 dan diproduksi secara lokal di 2008 di Cikupa, Tangerang. Sejak awal masuk pasar Indonesia, Nestea dijual melalui Nestle Professional dengan fokus ke Horeka (hotel, restoran dn kafe).

Kuat branding di resto-resto, Neatea merasa penting untuk membangun kekuatan merek melalui brand activation. Sejak akhir tahun lalu Nestea mengajak anak muda berkreasi melalui ajang Nestea Fun X-Freshion Dubs Challenge dengan mengunggah video dubs-nya ke media sosial Nestea yaitu Facebook, Instagram, Twitter, dan microsite getrefresh.co.id.

Disampaikan Nessy Wisesa, Regional Cold Beverage Manager Nestle Professional Nestle, Nestea Fun X-Freshion Dubs Challenge menjadi media bagi anak muda untuk berkreasi, tapi dengan menghibur."Ada 1.000-an submission terpilih 12 finalis yang akan bertanding di babak final pada 27 April hingga 1 Mei di Atrium Mall Taman Anggrek," imbuh Nessy. Dengan konsep fun island, konsep di pantai menyampaikan pesan kuat bahwa Nestea menyegarkan.

Produk Nestea di bawah Nestle Professional, divisi Nestle untuk B2B ini bisa ditemui antaranya di Solaria, Fish & Co, Donner Kebab, Pepper Lunch, Kenny Rogers, Holycow, Warung Pasta, HEMA Dutch, Fiesta Steak, Giant Fried Chicken, Carl's Jr., Din Tai Fung dan masih banyak lagi.

"Kami mendorong anak muda untuk melahirkan kreasi baru dan inovatif melalui kompetisi dubs ini, tapi saat ini masih level lokal dulu," ujar Ruslan. Ia menargetkan Nestea di Indonesia, bisa seperti di Filipina yang menurutnya kuat di pasar minuman. Nestea di Filipina penjualannya nomor dua setelah Amerika. "Atau seperti Milo di Malaysia, masyarakat di sana tidak bisa kalau tidak ada Milo," ujarnya.

Ruslan berencana akan membawa Dubs Challenge ini bukan saja lokal tapi bisa antar negara. Ruslan akan ajak rekannya di Filipina, untuk melakukan tanding dubs antar dua negara Indonesia-Filipina. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)