Produsen Susu Ini Siap Bangkit Pascapandemi

Inner Mongolia Yili Industrial Group Co., Ltd., salah satu produsen susu terbesar China, mencatat pendapatan lebih dari 90 miliar Yuan tahun lalu, naik 13,41% YoY, dan menduduki peringkat nomor satu di industri susu Asia selama 6 tahun berturut-turut.

Laba bersih naik 7,73% menjadi 7 miliar Yuan pada tahun 2019. Demikian disampaikan oleh perusahaan Yili dalam laporan keuangan tahunannya. Menghadapi dampak buruk pada pembangunan ekonomi dan industri China selama epidemi, Yili menunjukkan kemampuan anti-risiko yang kuat dan menjadi perusahaan pertama untuk dapat kembali bekerja dan berproduksi.

Saat ini, produksi dan penjualan perusahaan telah pulih sepenuhnya. Dari Januari hingga Maret, perusahaan telah mencapai pendapatan sebesar 20,653 miliar Yuan, dengan laba bersih sebesar 1,152 miliar Yuan.

“Wabah COVID-19 yang tak terduga menjadi sebuah ancaman yang belum pernah dialami sebelumnya pada kesehatan manusia,” kata Pan Gang, Chairman and President of Yili.

“Yili akan mengadopsi langkah yang lebih berkelanjutan untuk mencapai target pembangunan dan berkomitmen untuk menjadi produsen makanan sehat terpercaya di dunia,” tambahnya.

Dengan situasi ekonomi yang semakin tidak menentu di seluruh dunia, Yili akan mempercepat pengambilan langkah dalam mengembangkan rangkaian produknya dan menumbuhkan daya saing inti yang berkelanjutan, bertujuan untuk berkembang menjadi produsen makanan sehat global terbesar di masa mendatang.

Sebuah penelitian yang dilaporkan oleh China Merchants Securities menunjukkan bahwa dengan pemulihan pasar offline pada bulan Maret, keuntungan jaringan komprehensif dari bisnis susu cair Yili dan susu bubuk bayi akan kembali naik dan pangsa pasar perusahaan akan terus tumbuh.

Dengan mengambil misi untuk membangun ekosistem kesehatan global, perusahaan Yili menggandakan upaya dalam menguasai sumber-sumber susu berkualitas tinggi di seluruh dunia dan mempercepat perluasan pasar di Asia Tenggara.

Tahun lalu, perusahaan Yili telah menyelesaikan transaksi akusisi Westland Co-operative Dairy Company Limited, koperasi susu kedua terbesar di Selandia Baru, menandai terobosan signifikan bagi ekspansi global perusahaan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)