Remitansi TKI Capai US$ 9,5 Miliar di 2015

 President Director PT Western Union Indonesia & Regional Director – Indonesia, Singapore & Brunei Vijay Raj Poduval (foto: Syukron Ali/SWA) Presiden Direktur PT Western Union Indonesia & Regional Director – Indonesia, Singapore & Brunei Vijay Raj Poduval (foto: Syukron Ali/SWA)

Jumlah  tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di berbagai belahan dunia mencapai 4 juta orang. Meski tidak menjelaskan angka pastinya, setidaknya dari jumlah tersebut layanan kirim uang lewat Western Union dipakai oleh para TKI.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Direktur  PT Western Union Indonesia & Regional Director – Indonesia, Singapore & Brunei, Vijay Raj Poduval, saat berbincang santai bersama awak media di kantornya di Jakarta (8/9/2016).

Menurut Vijay, mengutip data dari Bank Indonesia. Jumlah remitensi dari TKI ke Indonesia sepanjang tahun 2015 mencapi US$ 9,5 miliar. Dengan jumlah dana sebesar itu, TKI adalah kontributor utama pengiriman uang ke dalam negeri. Sekaligus menempatkan Indonesia sebagai 10 besar negara penerima remitensi terbesar di dunia.

Asal tahu, jumlah tersebut bukan hanya berasal dari TKI saja dan tidak hanya melalui layanan Western Union.

“Namun jika dilihat dari wilayah Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dengan Filipina. Hal tersebut sangat berasalan, karena jumlah tenaga kerja dari Filipana yang bekerja di luar negeri lebih banyak dari Indonesia,” jelas Vijay.

Menurut Vijay, secara global India dan China adalah negara terbesar yang menyumbang remitansi lewat Western Union. Jika didata dalam hitungan detik, maka jumlah transaksi yang menggunakan jasa Western Union sebanyak 31 kali per detik di dunia.

Dibanding dengan layanan pengiriman uang lainnya, Vijay mengaku jumlah transaksi lewat Western Union cukup signifikan. Secara global pangsa pasar yang bisa diserap sebanyak 14%. Sayangnya untuk Indonesia sendiri, Vijay tidak menjelaskan secara detail angkanya.

“Dengan layanan retail to account (direct to bank) tersebut konsumen dari luar negeri dapat mengirimkan uang ke kerabat di Indonesia lewat rekening bank dan dapat diakses langsung via ATM, mobile banking dan intnet,” jelas Vijay.

Ke depannya, Vijay akan meningkatkan penetrasi pasar WU  demi memperkuat bisnis utamanya dalam pengeriman dan penerimaan uang lintas negara. Selain itu, WU juga tengah mengembangkan sektor digitalnya, untuk pengiriman direct to bank dengan bekerjasama berbagai induster perbankan di Indonesia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)