Sinergi Sun Life dan RSCM Kurangi Kasus Diabetes di Indonesia

Pada 2015, 9,3 persen dari jumlah orang dewasa berusia 20-79 diperkirakan hidup dengan diabetes. Hal ini setara dengan 153 juta orang. Lebih dari 52,1 persen dari jumlah ini tidak terdiagnosis, 61,6 persen hidup di kota dan 90,2 persen hidup di negara yang berpenghasilan rendah atau negara berkembang.

Berdasarkan data klinik rawat jalan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada tahun 2011 menunjukkan bahwa kebanyakan pasien yang datang untuk berobat pada umumnya telah terkena beragam komplikasi yang kronis. Kebanyakan pasien yang datang ke klinik adalah pasien diabetes, sebagai contohnya pada tahun 2011 ada sebanyak 13.280 pasien diabetes yang datang, Sebanyak 15-25 persen penderita diabetes akan mengalami masalah dengan kakinya dan berisiko diamputasi 10-15 kali lebih besar dari non-diabetes dan sebanyak 30-40 persen dari mereka dengan penyakit arteri perifer.

Foto 2 (optional)

Di Indonesia, untuk membangkitkan kesadaran yang lebih tinggi tentang DM, Divisi Metabolik Endokrin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia didukung oleh Sun Life mengadakan Jakarta Diabetes Walk 2015 yang melibatkan 5 ribu orang di Jakarta pada bulan November tahun lalu. Di awal tahun ini, sebuah uji coba Poliklinik Edukasi Diabetes Melitus Terpadu untuk pasien penderita DM beserta keluarganya telah didirikan.

Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk mencoba mengurangi jumlah munculnya kasus diabetes mellitus (DM) serta untuk meningkatkan kualitas hidup para pasien penderita DM. Inisiatif ini dijalankan dengan memberikan edukasi kepada pasien DM dan keluarga mereka serta masyarakat.

Poliklinik Edukasi Diabetes Melitus Terpadu di RSCM akan menitikberatkan pada pasien DM dan perawatan pasien rawat jalan yang terkena komplikasi mata dan kaki, serta konsultasi gizi bagi para pasien DM beserta keluarga mereka. Fasilitas ini juga akan menyediakan kegiatan diskusi kelompok mengenai DM dan perkembangan penyakit tersebut. Poliklinik ini juga akan dilengkapi dengan ruang diskusi berkelompok, ruang konsultasi gizi, fasilitas perawatan pasien dan ruang konsultasi DM,

Sejak 2014, Sun Life Financial di beberapa negara di Asia telah melakukan berbagai program dalam memerangi DM. Sun Life Financial di Filipina, Malaysia, Hong Kong dan Indonesia. "Ini bentuk dukungan bagi pasien penderita DM melalui kegiatan penggalangan dan kampanye untuk gaya hidup sehat dan membangun poliklinik edukasi untuk pasien penderita DM,” ujar Elin Waty, Presiden Direktur PT Sun Life Financial Indonesia.

Kegiatan tersebut mencakup Sunpiology Dance Diabetes Away 2014 dan Sunpiology 2015 Kick Diabetes to the Finish Line yang diadakan oleh Sun Life Financial Filipina bekerja sama dengan Filipina Philippines Society of Endocrinology and Metabolism. Sun Life Financial Malaysia juga memprakarsai Program Brighter You, sementara Sun Life Financial Hong Kong mengadakan kegiatan Prevent the Preventable bekerjasama dengan Asia Diabetes Foundation. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)