Strategi DBS Hadapi Persaingan Digital

(kiri) Neal Cross, Managing Director & Chief Innovation Officer DBS Bank

Agar dapat bersaing di ranah digital perbankan dan financial technology (fintech) yang kini sedang marak, PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) terus meningkatkan layanan dan inovasi perbankan. Neal Cross, Managing Director & Chief Innovation Officer DBS Bank, mengatakan, pihaknya akan terus menggenjot layanan digital banking milik DBS yakni Digibank yang diluncurkan pada Agustus 2017.

Selain itu, pihaknya juga terus meningkatkan fitur-fitur dalam layanan Digibank milik DBS. Penambahan fitur ini guna menjawab kebutuhan dari masyarakat yang memiliki budaya ataupun kebiasaan berbeda di setiap negara. DBS juga ingin mengimplementasikan budaya nasabah yang ada di Indonesia agar dapat menguatkan platfom dari Digibank kepada nasabah Indonesia.

Inovasi teknologi juga terus dilakukan dengan melakukan retraining kepada seluruh karyawannya. Dengan total karyawan DBS di seluruh dunia yang mencapai 22.000 orang, DBS berusaha untuk menanamkan mindset inovatif kepada para karyawannya sebagaimana mindset pengelola fintech yang selalu punya inovasi setiap saat.

Bank DBS sebagai sebuah bank terbesar di Asia semakin memperkuat komitmennya dalam membentuk masa depan perbankaan melalui berbagai pengembangan inovasi-inovasi terbaru termasuk mentransformasikan seluruh proses bank menjadi digital dalam menghadirkan digital customers experience.

Keseriusan DBS untuk menjadi digital banking yang bukan hanya ‘digital lipstick’ telah mengantarkan Bank DBS sebagai World’s Best Digital Bank, dengan meraih penghargaan Euromoney Awards. Dan keberhasilan inovasi digital itu tidak lepas dari sosok Neal Cross selaku Chief Innovation Officer of DBS, yang akan hadir sebagai salah satu pembicara di acara Asia Corporate Innovation Summit 2017 beberapa waktu lalu. dengan tema Transformasi Digital.

Di acara konferensi itu Neal bersama para pemimpin teknologi dan inovasi lainnya membahas berbagai topik terkait kegiatan, proses serta kompetensi bisnis dan organiasi dalam mengahadapi perubahan dan memanfaatkan kesempatan transformasi digital yang sedang terjadi dewasa ini. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang teknologi inovasi, dan layanan finansial, Neal secara khusus akan membahas "Jungle Innovation: Sebuah perjalanan social enterprise yang berubah menjadi strategi inovasi Bank DBS"

Selama 3 tahun di Bank DBS, Neal menjadi pendorong agenda inovasi Bank DBS secara regional, sejalan dengan visi perusahaan untuk membentuk masa depan perbankaan. Bekerjasama dengan stakeholder internal dan pihak eksternnal, Neal memiliki visi untuk menjadikan Bank DBS layaknya perusahaan Fintech dengan menanamkan mind-set startup digital kepada seluruh karyawan sebagai bagian dari budaya perusahaan. Hal ini pula yang turut membawanya berhasil dinobatkan sebagai Most Disruptive CIO / CTO pada Talent Unleased Awards 2017.

Di Indonesia, PT Bank DBS Indonesia menjadi bagian dari kelompok usaha DBS Group Singapura, kini telah memiliki 44 cabang dan 1.600 karyawan aktif di 13 kota besar di Indonesia. Layanan perbankan menyeluruh dan terintegrasi dihadirkan untuk korporasi, usaha kecil & menengah (SME), dan aktivitas perbankan konsumen. Tak heran bank ini meraih predikat “Safest Bank in Asia” oleh Global Finance.

Bagi DBS Indonesia, peran perbankan untuk mengisi dan meningkatkan permintaan modal usaha bagi wirausahawan sangat penting. Kehadiran teknologi finansial atau fintech juga menjadi angin segar dan dukungan bagi pelaku bisnis. DBS Indonesia melalui layanan DBS SME Banking memberikan inovasinya terhadap fenomena ini. Melalui layanan ini nasabah bisa mengajukan peminjaman modal usaha dengan menjaminkan properti dan deposito berjangka mereka.

DBS Indonesia juga menyediakan aplikasi mobile yang didesain untuk UMKM. Aplikasi ini menyediakan penasihat bisnis virtual dan informasi terkait tren pasar terbaru. Lewat aplikasi ini nasabah dapat mengakses secara eksklusif ke komunitas bisnis. Termasuk di dalamnya modal ventura dan para wirausahawan dari seluruh Asia.

Singkatnya, DBS Indonesia ingin memberikan wawasan dan akses untuk membangun bisnis serta mempertajam keunggulan kompetitif wirausahawan.

Belum lama ini DBS merilis sebuah aplikasi mobile bernama Digibank. Berbeda dengan aplikasi mobile app pada umumnya yang dimiliki oleh perbankan, aplikasi yang dibesut DBS ini lebih canggih dalam hal teknologi. Segala aktivitas perbankan bisa dilakukan dalam satu alat genggangan berupa smartphone, mulai dari melakukan aktivitas transfer, pembayaran deposito, dan pembukaan rekening.

Teknologi teranyar yang dimiliki Digibank salah satunya adalah fitur virtual assistent yang diharapkan bisa menggantikan keberadaan customer service ke depannya. Nantinya, jika nasabah ingin mentransfer sejumlah uang, atau melakukan pembayaran, ia cukup mengetikan saja kalimat perintah tersebut dalam kolom virtual assitent tersebut. Nasabah juga bisa dengan mudah membuka histori transaksi dengan bertanya spesifik tanggal tertentu. Nantinya assiten pribadi di Digibank langsung akan menampilkan informasi yang diminta.

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)