Strategi MCAS Tingkatkan Kinerja Bisnis di 2021

Direktur MCAS, Mohammad Anis Yunianto

PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 10-15% secara tahunan (yoy) atau mencapai Rp 13 triliun - 14 triliun hingga akhir tahun ini. Perusahaan pun telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 300 miliar - 400 miliar. Belanja modal ini bersumber dari dana internal yang digunakan untuk meningkatkan kinerja di sepanjang tahun ini.

Direktur MCAS, Mohammad Anis Yunianto menyebut, perusahaan menyiapkan tiga strategi utama untuk meningkatkan kinerja di tahun ini. Pertama, perusahaan memperluas kerja sama dan partnership dengan berbagai mitra baik swasta atau pemerintah seperti dengan Kementerian Kesehatan, Taspen, Alfamart, Bank Mandiri, RANS Entertainment, Bumilangit, Sicepat, Line, dan Shipper.

Kedua, meluncurkan inisiatif dan inovasi baru di antaranya memasuki bisnis electric vehicle dan battery exchange service yang berkolaborasi dengan Sicepat dan Volta; peluncuran kartu e-money Bank Mandiri dengan karakter Bumilangit; meluncurkan game visual berbasis novel webtoon Bumilangit yang popular di Line Webtoon yakni Virgo & The Sparkling; serta berkolaborasi dengan RANS Entertainment untuk membangun platform pemasaran media sosial bagi brand dan influencer.

"Inisiatif-inisiatif ini yang sedang kita kerjakan. Semuanya kita lakukan untuk mempercepat atau mengakselerasi pertumbuhan dari bisnis kita sendiri," ujar Anis dalam public expose secara virtual, Senin (26/07/2021).

Tercatat hingga kuartal I/2021, total poin distribusi tumbuh 35,7% yoy menjadi 227.465, drop point paket lewat kolaborasi bersama SiCepat mencapai lebih dari 3.000 drop point, melalui DMMX telah memasang 16.460 layar pada 13.476 titik iklan, serta lebih dari 140 klien bisnis yang berlangganan servis WhatsApp for Business. “Fokus kami tahun ini akan berkembang di logistik dan advertising agar dapat mendorong pendapatan di tahun ini,” tambah dia.

MCAS juga terus berupaya membantu pemerintah dan masyarakat guna menanggulangi pandemi Covid-19 melalui kolaborasi digital dengan pemerintah maupun partner lainnya. Perusahaan meluncurkan aplikasi Digiresto dengan layanan Indonesia Pasti Bisa yang menyediakan paket makanan dengan harga terjangkau bagi pasien Covid-19 yang sedang isolasi mandiri.

"Mereka bisa membeli makanan dengan harga Rp10.000 tanpa ongkos kirim, respon dari masyarakat pun sangat bagus. Selain itu, kami juga mendukung pemerintah untuk mempercepat pendistribusian obat-obat Covid-19 melalui platform digital Clodeo, serta menyiapkan chatbot WhatsApp Kementerian Kesehatan untuk vaksinasi Covid-19 dengan PT Dam Korporindo Digital (DKD) sebagai Business Solution Provider," papar Anis.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)