Strategi TIKI Tingkatkan Laju Bisnis di 2018

Tomy Sofhian (paling kanan) bersama direksi TIKI. (Foto : Dok TIKI).

PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) menargetkan pertumbuhan omzet pada 2018 sebesar 30-35%. Pertumbuhan bisnis itu diselaraskan dengan rata-rata pertumbuhan industri kurir yang berkisar 30-35% tiap tahunnya.

Manejemen TIKI meningkatkan kualitas pelayanan konsumen, teknologi informasi, meningkatkan kualitas dan kepemimpinan SDM, serta menyempurnakan operasional, untuk menopang target bisnis di tahun depan. “Salah satu straegi kami adalah mempercepat pelayanan pengiriman barang dari perusahaan e-commerce,” kata Tomy Sofhian, Direktur Pelaksana TIKI saat dijumpai SWA Online, pekan lalu.

TIKI dalam empat bulan terakhir ini mengklaim sebagai perusahaan kurir tercepat yang mengirim barang di salah satu perusahaan terbesar e-commerce. Menurut Tomy, klaim itu berdasarkan data yang disodorkan oleh perusahaan e-commerce itu. “Posisi TIKI di empat bulan yang lalu berada di posisi keempat dari lima perusahaan yang bermitra dengan perusahaan e-commerce ini. Dalam waktu dua bulan, kami membenahi kualitas pelayanan dan pengiriman, posisi TIKI pun naik ke peringkat satu,” tutur Tomy mengenai pencapaian TIKI ini.

Bagi Tomy, pencapaian TIKI di perusahaan e-commerce itu mengindikasikan peningkatan layanan dan operasional TIKI. “Ini indikasi yang baik sejak saya bergabung ke TIKI di empat bulan yang lalu,” ia menambahkan. Tomy pada September 2017 bergabung ke TIKI dari TNT Exspress Indonesia (TNT Indonesia), perusahaan multinasional yang bermarkas di Belanda. Saat ini, jajaran direksi TIKI dipimpin oleh Titi Oktarina sebagai Direktur Utama TIKI, lalu Ester Wiraseputra (Wakil Direktur Utama), Rocky Nagoya (Direktur Komersial) dan Th. Nia Handayani (Direktur Umum) serta Ahmad Ferwito (Direktur Operasional & Jaringan). Mereka adalah generasi kedua perusahaan jasa pengiriman itu.

Tomy mengapresiasi pemegang saham TIKI yang mengajaknya bergabung di perusahaan ini. TIKI, lanjut Tomy, merupakan perusahaan keluarga yang memudahkan dirinya untuk bergerak gesit dalam melakukan transformasi bisnis dan operasional. Untuk itu, Tomy dan jajaran direksi berkomitmen untuk memuluskan program transformasi yang diberinama Kilat Strategy. Beberapa perombakan yang sudah dilakukan sepanjang September-Desember 2017 adalah meningkatkan kualitas layanan di perusahaan e-commerce itu, memperkuat operasional dan layanan konsumen untuk memperkokoh bisnis TIKI di segmen korporat serta ritel, atau agresif menambah sales counter untuk melayani pengiriman barang atau dokumen di segmen ritel.

TIKI dalam 3 bulan sudah membuka 50 sales counter di Jakarta. “Semeseter I tahun depan kami menargetkan membuka 1 gerai sales counter setiap hari di seluruh Indonesia untuk memenuhi pertumbuhan bisnis belanja online atau UMKM yang menjadi merchant di e-commerce,” ungkap Tomy. TIKI akan terus melakukan inovasi baru sebagai langkah dari upaya TIKI memberikan layanan memuaskan kepada pelanggan. “Ke depannya, TIKI ingin menjelma sebagai World Class Company, dalam aspek manajemen, pelayanan hingga operasional,” tegas Tomy. Untuk mewujudkan target ambisius itu, Tomy membaurkan pengalamannya di TNT Indonesia dengan kultur kerja di TIKI.

Berbagai pencapaian tingkat global disabet Tomy selama menjabat sebagai Direktur Pelaksana  TNT Indonesia pada periode 2013-17. Kala itu, Tomy adalah orang Indonesia yang pertama menduduki posisi itu sepanjang sejarah TNT Indonesia.  Ia mengukir prestasi selama memimpin TNT Indonesia, antara lain TNT Indonesia pada 2013 meraih Net Promotor Score/NPS (tingkat kepuasan konsumen) tertinggi  diantara kantor TNT di seluruh dunia.

"TNT Indonesia di 2013 juga meraih Country of The Year 2013 di Asia, Timur Tengah dan Afrika, yang menilai 3 aspek, salah satunya NPS. Skor NPS TNT Indonesia di waktu itu sekitar 70, tertingi dibandingkan TNT lainnya di global," jelas peraih gelar S-1 dari Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada.

Di TNT, menurut Tomy, dirinya cukup mudah mempraktikkan contoh bisnis serta operasional yang sukses dari kantor TNT di beberapa negara untuk diaplikasikan di TNT Indonesia. Adapun tantangan di TIKI adalah melakukan perubahan untuk menuju perusahaan berkelas dunia. Bekal Tomy di TNT, yang pernah menjabat Direktur Pemasaran dan Dirketur Operasional, akan dikombinasikan untuk mencapai target ini. "Dalam empat bulan ini kami sudah banyak melakukan perubahan yang mulus dan diterima semua pemangku kepentingan di TIKI," jelasnya.

 

www.Swa.co.id

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)