Terobosan Layanan Montir Lewat Aplikasi

Layanan berbasis aplikasi semakin populer di kalangan masyarakat. Mulai dari aplikasi e-banking, pemesanan ojek, makanan, dll. Berbagai aplikasi ini memiliki keunggulan di efisiensi waktu, biaya dan kecepatan proses yang lebih mudah dibandingkan cara konvensional. Peluang ini tidak dilewatkan oleh Sulistyono Basuki, Direktur Utama PT Otomontir Kreasi Indonesia, untuk menciptakan aplikasi Otomontir. Tujuannya, memberikan pelayanan kepada konsumen di bidang otomotif. Program start up dan ecommerce ini melayani kebutuhan dan pelayanan dan pengecekan kendaraan berbasis aplikasi.

Rencananya aplikasi ini akan diluncurkan pada tanggal 28 Mei 2016, di acara Otobursa Tumplek Blek, di parkiran Plaza Timur, Senayan, Gelora, Bung Karno. Nantinya akan ada penjelasan dan informasi mengenai aplikasi tersebut. Selain itu, pengunjung bisa langsung mencoba penggunaan aplikasi khusus perawatan kendaraan roda empat ini.

tumplek blek

Untuk mempromosikan aplikasi ini, Sulistiyono menawarkan berbagai pelayanan service gratis pada tanggal 28 hingga 29 Mei. Selama acara berlangsung, mereka juga menawarkan servis gratis, item souvenir, lucky dip, dan potongan Rp 30.000 selama satu bulan untuk konsumen Ontomontir.

“Aplikasi ini sengaja kami buat untuk memberikan solusi bagi para pengguna kendaraan roda empat di Jadetabek. Mereka bisa mengehemat waktu untuk melakukan perawatan kendaraan tanpa harus menghadapi macet,” jelasnya. Saat ini pelayanan yang tersedia masih seputar penggantian pelumas kedaraan roda empat.

Namun seorang montir wajib memberikan pelayanan seperti pengecekan tekanan ban, kelayakan spare part kendaraan serta memberikan saran dan rekomendasi bagi pengemudi. Aplikasi ini baru tersedia di google play store, nantinya user akan menerima berbagai informasi megencai cara order dan booking.

Sebelum itu mereka wajib untuk mengisi personal akun otomontir setelah proses order dilakukan. Notifikasi pemesanan akan diterima oleh montir dengan jarak paling dekat dengan konsumen, Untuk menjalankan aplikasi ini, PT Otomontir Kreasi Indonsia telah bekerja sama dengan para montir dan Pertamina.

Setiap montir yang bergabung akan menggunakan seragam khusus sehingga mereka akan mudah dikenali konsumen. Mereka juga akan diberikan pelatihan dasar mengenai otomotif dan diberikan peralatan kerja. Sulistiyo cukup yakin bahwa aplikasi ini akan diterima oleh masyarakat luas.

Hal ini karena jumlah motor dan di Jakarta selalu meningkat 12% setiap tahunnya. Tiap hari ada 5.500 hingga 6.000 unit kendaraan yang bertambah di kota-kota besar seperti Jakarta. Tahun 2016 pertumbuhan kendaraan roda empat di Jakarta sebanyak 3.643.369 unit.

Dari jumlah tersebut, 400.771 membutuhkan perawatan dan terdapat potensial market sebesar 801.542. Asumsinya, peggantian oli konsumen dilakukan dua kali dalam setahun, sehingga ia pun cukup optimis bahwa akan banyak pengguna yang mendownload aplikasi ini. Ke depannya, apabila aplikasi ini mendapatkan sambutan yang antusias, maka akan ditambah layanannya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)