Terobosan Utomodeck untuk Pemasangan Sel Surya

Anthony Utomo, peraih peringkat pertama pada ajang SWA Future Business Leader 2016 berbagi kekhawatirannya tentang masih kurangnya pemanfaatan energi surya di Indonesia. Pasalnya, Indonesia yang menurut ilmu geografi dilalui oleh garis ekuator secra alamiah memiliki iklim tropis. Artinya, debit cahaya matahari secara umum per tahun tentu lebih banyak jika dibandingkan dengan negara subtropis yang menghabiskan beberapa bulan dalam musim dingin dan gugur yang cenderung minim mendapatkan cahaya matahari yang kuat.

Utomodeck

“Sekarang kita bayangkan saja, 87% masyarakat Indonesia masih menggunakan energi tidak bersih, artinya masih ada emisi. Contohnya, PLTU dan genset. Sedangkan opsi penggunaan sel surya sebagai sumber energi bersih untuk masyarakat masih sangat kurang,” jelasnya antusias.

Sejatinya, dalam mengelola energi listrik, ada 2 hal yang bisa dilakukan, pertama adalah konservasi dan kedua adalah diversifikasi. “Konservasi energi ini sudah kita lakukan, seperti penggunaan cat yang bisa memantulkan cahaya matahari, serta penggunaan sistem pemasangan atap secara mobile,” ujar Anthony. Diversifikasi energi adalah apa yang akan dilakukan oleh Utomodeck melalui proyek barunya.

Utomodeck telah dikenal dengan pemasangan atap metal customnya. Lalu apa yang membuat mereka tertarik menggarap pasar energi juga? “Pasar orang yang produksi atap, itu tidak ada yang masuk ke solar panel. Di sisi lain, orang yang bergerak di bidang panel pun tidak ada yang masuk ke pasar atap. Hubungannya apa antara panel surya dan atap? Atap tempat panel surya dipasang harus berkualitas baik sehingga bisa awet dalam menyokong panel surya selama 25 tahun atau lebih. Akan merugikan konsumen jika mereka sudah investasi besar-besaran untuk pemasangan panel surya,tapi atap untuk menyokongnya bocor di mana-mana,” jelasnya.

Pria yang menjabat sebagai Direktur Operasional dan Marketing PT Utomodeck Metalworks ini menerangkan tentang terobosan barunya untuk mensosialisasikan penggunaan sel surya. “Kami sedang menggodok sebuah sistem yang bisa mempromosikan penggunaan energi bersih. Energi terbarukan. Energi yang penggunaannya sustainable,” ujarnya.

Yang akan Anthony lakukan adalah menyediakan opsi pemasangan atap dan sistem panel surya gratis bagi konsumen-konsumennya yang lolos kualifikasi. “Nantinya, kami akan investasikan panel surya bagi pabrik milik konsumen. Yang dibayarkan oleh pabrik milik konsumen pada kami adalah listrik yang mereka hasilkan. Mereka bayarkan ke kami 3-5% di bawah harga listrik PLN,” jelasnya. Menurut Anthony, opsi ini hanya tersedia untuk kontrak kerja sama berjangka waktu panjang, yaitu 15-20 tahun. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Power F Tumbuh Triple Digit Dua Tahun Berturut-Turut

Di tengah kondisi perekonomian yang sedang lesu, tidak banyak produk yang mampu mencatat pertumbuhan penjualan positif. Produk minuman berenergi salah...

Close