YMMI Rayakan Produksi Gitar Akustik ke-10 Juta

Tidak banyak orang tahu bahwa gitar akustik bermerek Yamaha di belahan Eropa sana, made in Indonesia atau tepatnya diproduksi di pabrik PT Yamaha Music Manufacturing Indonesia (YMMI) yang berada di Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur. Betapa membanggakan, gitar yang banyak digunakan musisi dunia ternyata dari Indonesia.

Dan pada 17 Maret 2016, YMMI sengaja memberikan penghargaan kepada pekerjanya di pabrik tersebut guna merayakan produksi gitar akustik Yamaha ke-10 juta dengan menghadirkan dua musisi Denny Chasmala dan Hiroaki Kato.

Hiroaki Kato, musisi dan penyanyi asal Jepang yang fasih berbahasa Indonesia ini menyanyikan lagu Ruang Rindu (Band Letto) dan Laskar Pelangi (Band Nidji) dalam dua, bahasa Jepang dan Indonesia diharapkan 1.500 buruh pabrik YMMI berkolaborasi dengan Denny Chasmala. "Saya bangga, salah satu gitar yang saya pakai adalah produksi sini," ujar Hiro.

Toshiaki Goto, Presiden Direktur YMMI Toshiaki Goto, Presiden Direktur YMMI

Senada dengan Hiro, Denny menyampaikan kebanggaannya ketika mengetahui gitar Yamaha yang digunakannya buatan Indonesia. "Bermain gitar dihadapan para pembuat gitar ini merupakan pengalaman unik, apalagi gitar yang digunakan saya ini adalah gitar yang kesepuluh juta di produksi di sini," ungkap musisi yang dikenal sebagai arranger sekaligus produser musik penyanyi terkenal macam Titi DJ, Krisdayanti, Tere, dan Duo Maia ini.

Toshiaki Goto, Presiden Direktur YMMI juga menyampaikan apresiasi yang besar atas pencapain tersebut dihadapan para pekerjanya. “Produksi ke sepuluh juta pabrik ini sebenarnya pada 26 Februari lalu, kesempatan perayaannya baru kali ini,” tuturnya.

Disebutnya saat ini sekitar 90 persen produksi YMMI adalah untuk ekspor dan hanya 10 persen yang dijual di pasar domestic. Pencapaian produksi ke-10 juta tersebut merupakan target menjadi nomor satu dunia.

YMMI telah mengekspor ke 22 negara antaranya ke Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Rusia, Malaysia, Tiongkok, Thailand, Inggris, Panama, Kanada, Jepang, Australia, Brazil, Mexico, Finlandia, Korea, Hong Kong, Taiwan, Belgia, Swedia, New Zeland. YMMI berdiri sejak 1989, namun baru mengekspor produksinya pada 1992 sebesar 100 ribu unit. Ekspor YMMI terus meningkat pada tahun 1995 ekspornya menjadi 500 ribu, terjadi lonjakan pada 2001 ekspornya mencapai 2 juta unit gitar akustik , tahun2004 mencapai 3 juta unit dan pada 2008 mencapai 5 juta unit yang diekspor.

Selain gitar akustik YMMI juga mengekspor gitar elektronik. Disebut Toshiaki, kapasitas produksi YMMI saat ini 1800 unit per hari dengan karyawan lebih dari 2000 orang. Tidak disebutkan berapa target YMMI ke depan, yang jelas pihaknya terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksinya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)