Apa Itu Reksa Dana, Investasi Favorit Bagi Investor Pemula

Produk reksa dana menjadi salah satu produk investasi yang digemari oleh investor pemula. Hal ini dikarenakan cara kerjanya yang menghimpun dana dari banyak investor sekaligus, reksa dana dapat dibeli dengan modal yang receh, yaitu mulai dari 10 ribu saja. Sehingga tingkat kerugian bagi investor tidaklah terlalu besar.

Reksa dana dapat diartikan sebagai instrumen investasi yang minim risiko karena bisa dimulai dengan modal rendah dan pengelolaannya dilakukan oleh manajer investasi dengan keahlian yang tak perlu diragukan lagi.

Manajer investasi bertugas menginvestasikan dana dari para investor ke beragam produk investasi, seperti, obligasi, pasar uang, ataupun saham, dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Selain itu, manajer investasi juga bertanggung jawab memantau portofolio investasi secara rutin dan melaporkan kondisinya kepada para investor.

Terdapat empat jenis reksa dana yang umumnya dilakukan oleh Manajer investasi, antara lain Reksa Dana Pasar Uang. Penempatan dana dari reksa dana jenis ini mayoritas pada produk pasar uang dengan jangka waktu di bawah 1 tahun. Beberapa contoh dari produk investasi reksa dana pasar uang antara lain, deposito berjangka, SBI, SBPU, dan lain sebagainya.

Reksa Dana Pendapatan Tetap. Pada reksa dana jenis ini, modal investasi serta aktiva ditempatkan pada efek utang. Reksa dana pendapatan tetap mempunyai risiko sedikit lebih tinggi, tapi potensi keuntungannya juga lebih besar. Beberapa contoh produknya adalah sukuk, obligasi, dan SUN, yang mampu memberikan potensi imbal hasil yang stabil.

Lalu, Reksa Dana Saham. Reksa dana saham menempatkan mayoritas dana investor pada saham dengan risiko cukup tinggi. Meski begitu, potensi keuntungan dari reksa dana jenis ini juga cenderung lebih besar dan cocok dilakukan untuk investasi jangka panjang.

Terakhir, Reksa Dana Campuran. Reksa dana campuran menempatkan dana investasi ke sejumlah efek dan instrumen yang berbeda dengan tujuan mendapatkan potensi keuntungan paling optimal. Contohnya, penempatan dana investasi pada instrumen saham dan obligasi dengan rasio yang setara.

Keuntungan dan keunggulan Reksa dana seperti, modal investasi terjangkau, risiko investasi rendah, modal investasi bisa dicairkan kapan pun dengan cepat. Dan transaksi yang transparan sehingga investor mudah memantau situasi dan fluktuasi asetnya.

Sejumlah risiko dalam berinvestasi reksa dana seperti, risiko nilai unit berkurang akibat mengalami fluktuasi. Jika mayoritas investor mengajukan penjualan kembali (redemption) sekaligus, adanya risiko likuiditas sehingga sulit mencairkan dana investasi, penurunan nilai portofolio karena manajer investasi kurang ahli. Terakhir wanprestasi, yaitu saat manajer investasi yang mengelola reksa dana tak menjalankan kewajibannya dan berpotensi membuat investor kehilangan dana.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)