Cek Alasan-Alasan Mengapa Wanita Butuh Asuransi Mobil

www.stockio.com

Pengemudi wanita makin bertambah dari tahun ke tahun belakangan ini. Sebut saja mulai dari menyetir sendiri kendaraan pribadi untuk bekerja, berbelanja keperluan bulanan, hingga mengantar jemput anak sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Hebatnya lagi, bahkan sampai menjadi driver taksi/ ojek online pun sudah dicoba atas nama emansipasi.

Namun seiring dengan fakta tersebut, angka kejahatan rupanya semakin tinggi. Banyak diberitakan dalam berbagai media massa, wanita kerap menjadi sasaran empuk para bandit yang berkeliaran di luar sana. Belum lagi dengan maraknya geng motor pembuat onar yang kerap membuat rusuh di jalanan.

Menilik fakta tersebut, sesungguhnya perlindungan berupa asuransi kendaraan menjadi sangat dibutuhkan baik bagi pria maupun wanita—tanpa pandang gender. Dengan asuransi kendaraan, risiko yang bisa menimpa kendaraan kesayangan bisa dialihkan pada perusahaan asuransi.

Kendati demikian, ada beberapa alasan yang membuktikan rupanya wanita lebih butuh asuransi kendaraan ketimbang kaum pria. Berikut adalah uraiannya.

1. Angka Kecelakaan Pengendara Wanita Makin Meningkat

Banyaknya wanita mandiri yang menyetir sendiri rupanya juga berpengaruh pada meningkatnya angka kecelakaan pengendara wanita. Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, jumlah kecelakaan di jalan raya yang melibatkan pengendara wanita juga kian meningkat 49,5 persen, yakni 4.445 kejadian (data di tahun 2015). Tak hanya itu, wanita juga lebih sering menjadi korban kecelakaan lalu lintas bila dibanding pria, dengan perbandingan 5:2.

Fakta lainnya, tercatat sekitar 80 persen pengendara wanita berkendara untuk mencari nafkah bagi keluarganya. Sementara sosialisasi mengenai safety riding barangkali ‘terlampau maskulin’ dan belum cukup efektif dalam mengedukasi wanita. Merujuk pada fakta-fakta ini, semakin besarlah asumsi bahwa wanita lebih butuh asuransi. Jenis asuransi mobil yang diberikan juga sebaiknya dipilih yang berjenis all risk agar dapat melindungi mobil dari segala jenis risiko termasuk kerusakan-kerusakan kecil. Contoh asuransi mobil jenis ini yang cukup terkenal adalah asuransi kendaraan Avrist all risk atau asuransi mobil all risk Autocillin dari perusahaan asuransi Adira Autocillin.

www.stockio.com

2. Pengendara Sepeda Motor Wanita Rata-rata Lebih Mudah Gugup

Wanita dan pria dianugerahi kemampuan yang berbeda, bahkan secara umum sudah banyak riset ilmiah dan psikologi yang membuktikan bahwa struktur otak kedua gender ini berbeda. Rupanya salah satu ‘imbas’ dari perbedaan ini adalah tak semua pengendara wanita cakap dalam mengemudi.

Fakta ini erat kaitannya dengan kurang pandainya wanita membaca peta. Ketidakmampuan seperti ini bukanlah kesalahan individu. Pria rata-rata lebih pandai membaca peta dan berkendara sebab pada masa pertumbuhannya, otak kanan mereka berkembang lebih pesat dibandingkan otak kirinya.

Akibat kecerdasan spasial yang berbeda, pengendara wanita rata-rata lebih rentan mengalami kecelakaan sepeda motor dibandingkan pria. Menurut data Polda Metro Jaya, sepanjang 2015 tercatat 1.621 wanita yang terlibat kecelakaan sepeda motor. Sebanyak 87 orang meninggal, 525 orang luka berat, dan 1.009 orang luka ringan.

Adapun data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) menyebutkan, angka pembelian sepeda motor oleh wanita di Indonesia meningkat 8-15 persen setiap tahunnya. Sementara itu, jumlah kecelakaan sepeda motor yang melibatkan pengendara motor wanita melonjak hingga 49,50 persen per tahun.

3. Wanita Kerap Menjadi Sasaran Utama Begal

Karena stereotipe ‘wanita itu lemah’, banyak begal dan bandit jalanan yang mengincar pengemudi perempuan untuk dijadikan korban pencopetan. Tentu alasannya karena umumnya wanita tak bisa atau takut melawan. Contoh kasusnya adalah lima begal Bandar Lampung yang ditembak mati aparat polisi. Keputusan menembak mati diambil lantaran tersangka melawan dan menembaki aparat.

Jika pengendara wanita sudah dilindungi oleh asuransi kendaraan all risk, maka pengendara wanita tak perlu melawan saat kaca spion dipecahkan begal karena melawan memang risikonya besar dan membahayakan nyawa. Dengan

www.stockio.com

4. Wanita Bisa Lebih Tenang Saat Berkendara

Tak dapat dipungkiri, Anda pengendara wanita yang memiliki asuransi kendaraan pasti akan merasa lebih tenang saat mengemudi. Asuransi kendaraan wajib dimiliki oleh para pengendara pemula di mana risiko ceroboh karena belum terbiasa mengemudi terbilang tinggi.

Jika Anda tergolong “masih belajar” mengemudi dan belum punya jam terbang mumpuni, mempunyai asuransi kendaraan akan menepis rasa khawatir akibat terserempet saat sedang terjebak macet misalnya. Pun sewaktu bertemu dengan pengendara arogan yang tak mau mengalah memberi jalan. Lecet, rusak, mogok, hal-hal seperti itu akan diurus oleh pihak asuransi.

5. Mengikuti Asuransi Kendaraan Membuat Finansial Keluarga Lebih  Aman

Katakan saja contoh kasusnya, seorang pengendara wanita yang adalah ibu rumah tangga telah tanpa sengaja membuat body mobilnya tergores saat parkir. Padahal kecelakaan itu terjadi di akhir bulan dan mobil itu tak diasuransikan. Hal ini tentu berpotensi mengacaukan anggaran rumah tangga. Namun dengan adanya asuransi kendaraan, dengan hanya Rp 200-300 dari dana darurat, kendaraan Anda bisa terselamatkan dengan segera.

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)