Dorong Investasi Di Kalangan Milenial, OVO Bersama Bareksa Hadirkan Fitur Investasi Reksa Dana dengan Fitur Pencairan Cepat

Meski melek teknologi dan memiliki penghasilan yang cukup baik, tetapi ternyata masih ada sekitar 50% dari kelompok milenial yang belum melek investasi keuangan. Survei yang dilakukan oleh OVO dan Kantar terkait dengan kebiasaan investasi pada generasi milenial, menemukan bahwa 6 dari 10 responden lebih suka memiliki tabungan daripada berinvestasi.

Ada beberapa instrumen investasi yang belum sepenuhnya dipahami kelompok milenial, salah satunya adalah reksadana. 50% responden menilai investasi reksa dana memiliki risiko terlalu tinggi untuk keuangan mereka, salah satunya karena proses pencairannya yang tidak ramah dan lama untuk mendapatkan keuntungan.

Presiden Direktur OVO dan Co-Founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, mengungkapkan, “Menjawab tantangan dan permasalahan tersebut, OVO didukung Bareksa sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) meluncurkan fitur ‘Invest’ di aplikasi OVO.” Jelas Karaniya. Produk yang disediakan secara eksklusif di platform OVO adalah reksa dana pasar uang Manulife OVO Bareksa Likuid (MOBLI) yang dikelola oleh Manulife Aset Manajemen Indonesia, salah satu perusahaan manajemen investasi terbesar di dunia.

Reksa dana pasar uang MOBLI menghadirkan beberapa keunggulan yang sangat bermanfaat untuk para investor, khususnya para generasi milenial yang menginginkan kecepatan, kemudahan dan tentunya keamanan dalam berinvestasi. Investor bisa mulai berinvestasi reksa dana mulai dari Rp10.000,- dengan OVO Cash, yang diharapkan dapat membangun kebiasaan generasi milenial untuk mulai berinvestasi dengan cara yang terjangkau dan nyaman. Selain itu, keunggulan lainnya adalah proses pencairan cepat, yang memungkinkan investor dapat mencairkan investasi mereka langsung ke saldo OVO Cash, sehingga dapat segera digunakan bertransaksi saat ada kebutuhan.

MOBLI juga cocok bagi investor profesional yang ingin melakukan diversifikasi aset karena memiliki imbal hasil investasi yang menarik dengan tingkat risiko yang relatif rendah. Investor pun tidak akan dibebankan biaya pembelian maupun pencairan dana investasinya. Menurut Financial Coach, Philip Mulyana, ada beberapa keuntungan yang bisa didapat para anak muda bila memulai investasi reksa dana pasar uang sejak dini, antara lain mendapatkan keuntungan lebih besar hingga 4-6% per tahun dibandingkan dengan menabung secara konvensional yang hanya mencapai 2% per tahun.

“Oleh sebab itu, meski kamu mungkin masih di usia awal 20-30 tahun, sebaiknya dana masa depan sudah disiapkan lebih awal dari sekarang. Tujuannya, agar di usia 45 tahun kamu sudah dapat lebih dekat ke kondisi merdeka finansial,” paparnya. Selain itu investasi reksadana juga dapat menjadi salah satu opsi tabungan dana darurat yang baik untuk investor pemula. Terlebih lagi dengan fitur pencairan cepat yang dihadirkan OVO, dana dapat dengan mudah dicairkan ketika mendadak dibutuhkan ataupun untuk langsung bertransaksi di aplikasi OVO," lanjutnya.

Untuk mulai registrasinya pun sangat mudah. Melalui aplikasi OVO, calon investor tinggal mengikuti tiga langkah saja. Pertama, klik menu ‘Invest’ di homepage aplikasi OVO dan klik ‘Mulai Sekarang. Kedua, jawab pertanyaan sesuai instruksi untuk mengetahui profil risiko kamu. Ketiga, isi data diri sesuai instruksi dan tunggu 1 (satu) hari kerja untuk proses verifikasi. Selanjutnya setelah terverifikasi, investor sudah bisa membeli reksa dana menggunakan OVO cash. Caranya pun mudah, pertama, dari menu ‘Invest” pilih fitur ‘Produk” kemudian pilih produk Manulife OVO Bareksa Liquid (MOBLI). Kedua, pahami detail produknya misalnya jangka waktu investasi, tingkat risiko, bank kustodian dan sebagainya. Semua informasi tersebut sudah tersedia di dalam fitur produk. Setelah paham lalu klik ‘beli’. Ketiga, tentukan nominal pembelian investasi mulai dari Rp 10.000.-, kemudian klik ‘bayar’ dan input PIN OVO.

Menurut Karaniya, OVO Invest ini merupakan terobosan yang baru pertama kali terjadi di Indonesia dengan melakukan integrasi e-money dan e-investment, sebagaimana halnya integrasi Alipay dan Yu’e Bao di China, yang telah mencatatkan sukses besar dalam mengenalkan investasi reksa dana secara masif di kalangan milenial. Dalam mengembangkan terobosan ini, pihak OVO telah berkonsultasi dengan Bank Indonesia (BI) dan OJK. “Untuk itu, kami berterima kasih atas dukungan BI dan OJK yang pro-inovasi dan visioner dalam pemanfaatan tekfin bagi peningkatan inklusi keuangan dan pendalaman pasar keuangan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Afifa, Presiden Direktur Interim dari Manulife Aset Manajemen Indonesia, mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan OVO dan Bareksa ini. “Sebagai salah satu perusahaan pengelola reksa dana yang terkemuka, terpercaya, dan terbesar di Indonesia, Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) berkomitmen untuk mengembangkan industri reksa dana di Indonesia. Sebagai wujud dari komitmen MAMI, kami secara aktif melakukan kegiatan edukasi finansial dan terus berinovasi serta berkolaborasi dengan para mitra untuk memberikan kemudahan akses bagi seluruh masyarakat Indonesia ke produk reksa dana. Kami secara aktif berkolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk dengan mitra di industri keuangan digital. Kami percaya kolaborasi ini akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dalam meningkatkan literasi dan inklusi reksa dana di Indonesia,” tutupnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)