Indonesia Power SR sebagai Komitmen pada Keberlanjutan

Dengan peningkatan dan penyempurnaan kualitas semacam ini, tak mengherankan, SR Indonesia Power kerap mendapat penghargaan prestisius. Yang terbaru, SR yang dikeluarkan BUMN ini meraih penghargaan tertinggi (rating Platinum) dengan dari National Center for Sustainability Reporting (NCSR) dalam ajang pemeringkatan laporan keberlanjutan tingkat Asia, Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2020.

Selain Indonesia Power, perusahaan lain yang meraih rating Platinum adalah PT Austindo Nusantara Jaya Tbk., PT Perusahaan Gas Negara Tbk., PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Pupuk Kalimantan Timur. 
Rating Platinum adalah peringkat tertinggi. Di bawahnya ada rating Gold dan rating Silver. Kriteria yang meraih Platinum, ungkap Prof. Eko Ganis Ph.D. selaku Ketua Dewan Juri ASRRAT, antara lain laporan dibuat secara lengkap sesuai dengan standar GRI dan telah dilakukan assurance/audit oleh pihak kantor jasa assurance di samping memperoleh nilai 95,66 dari 100. SR Indonesia Power sendiri, kata Ahsin, telah diverifikasi dalam penjaminan (assurance) oleh pihak independen.

Penghargaan ini melengkapi catatan prestasi Indonesia Power terkait program keberlanjutan yang sudah diraih, seperti Subroto Award 2019 dari Kementerian ESDM untuk Pelabuhan Ratu OMU Bidang Efsiensi Energi Nasional Kategori Inovasi Khusus pada Manajemen Energi. Prestasi lainnya, meraih ASEAN Coal Awards dari ASEAN Centre for Energy (ACE), di antaranya untuk Suralaya PGU sebagai 1st Winner kategori Clean Coal Use and Technology Utilisation Sub Kategori Power Generation-Large Scale dan Jeranjang OMU sebagai 1st Runner Up Kategori Clean Coal Use and Technology Utilisation Subkategori Power Generation-Small Scale.
Khusus untuk raihan SR rating Platinum, prestasi ini tentu saja membuat manajemen dan seluruh karyawan Indonesia Power merasa bangga. Kendati demikian, Ahsin menjelaskan bahwa ini bukanlah sebuah akhir. Sebab, hakikat dari sebuah SR adalah praktik keberlanjutan itu sendiri yang dijalankan secara terus-menerus. 

“Dalam hal ini, kami akan terus memastikan keberlangsungan suplai energi listrik untuk keberlangsungan bisnis, melakukan efisiensi biaya, meningkatkan keunggulan operasional dengan mengembangkan kemampuan internal, menerapkan teknologi baru dalam menjawab tantangan tren disruptif, mengubah regulasi dan mengembangkan bisnis strategis untuk mempertahankan posisi kompetitif, misalnya dengan pengembangan EBT (Energi Baru Terbarukan),” Ahsin memaparkan.§

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)