Manfaat Temulawak Xanthorrizol Bagi Kanker Payudara

Javaplant berhasil mengekstraksi 100% Xanthorrizol yang berasal dari temulawak. Berdasarkan penelitian, temulawak bermanfaat bagi kanker payudara dan meringankan penderita sesudah proses kemoterapi.

Temulawak Temulawak

Javaplant, produsen herbal terbesar di Indonesia kembali memperkenalkan varian produk dari rimpang temulawak. Kali ini, Javaplant membidik khasiat temulawak untuk kanker payudara. Selama ini, Javaplant memang identik dengan temulawak.

Javaplant tertarik untuk mengolah temulawak karena memiliki manfaat untuk berbagai penyakit, seperti saluran pencernaan, kelainan hati, kandung empedu, pankreas, usus halus, tekanan darah tinggi, kanker, kontraksi usus, tuberculosis dan sariawan. Di dalam temulawak ditemukan kadar fellandrean, turmerol, minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik karbino, curcumine dan kadar Xanthorrhizol. Dari seluruh kandungan tersebut yang paling dominan, yakni curcumine dan Xanthorrhizol.

Dari semua kandungan yang terdapat di rimpang temulawak, Javaplant lebih fokus untuk mengeksplor Xanthorrhizol. “Kandungan-kandungan lain bisa ditemukan di berbagai rimpang. Seperti curcumine yang juga ada pada rimpang kunyit. Sementara Xanthorrhizol, benar-benar hanya terdapat pada temulawak dan rimpang temulawak ini hanya bisa ditemukan di Indonesia,” kata Junius Rahardjo, Chief Executive Officer (CEO) dan CO-Founder PT Tri Rahardja (Javaplant).

Junius Rahardjo, CEO dan co-founder Javaplant. Junius Rahardjo, CEO dan co-founder Javaplant.

Xanthorrhizol sendiri merupakan kandungan aktif yang berada di dalam rizoma atau empon-empon dan sangat dominan. Khasiatnya dapat digunakan sebagai moisturizer, pasta gigi, baik untuk liver, anti-bakterial, anti-inflamasi, anti-kanker (sunblock), maupun oral hygiene. “Kami memang sangat konsisten mempromosikan Xanthorrhizol ke pasar dunia. Ini karena kami ingin membawa nama Indonesia sebagai penghasil temulawak nomer satu dunia. Potensi suksesnya sangat besar,” jelas Junius.

Xanthorrhizol terbilang unik, karena saat dilepas ke pasaran, yang disematkan adalah nama Xanthorrhizol bukan temulawak. Hanya saja disebut, anthorrhizol berasal dari temulawak, tidak seperti kandungan lain. Xanthorrhizol  mendominasi temulawak sebesar 4 – 6%.

“Sudah dua tahun ini, Javaplant melakukan pengembangan dan berhasil mengekstrasi 100% Xanthorrhizol yang berasal dari temulawak. Diekstraksi  dan dimurnikan menggunakan pelarut ethanol. Xanthorrhizol diproduksi tanpa residu pelarut. Dan diolah dengan mengikuti standar yang diproses secara Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOTB) serta terdokumentasi lengkap.” Di luar negeri para ilmuwan banyak meneliti tentang Xanthorrhizol, antara lain dari Jepang dan Korea. Penelitian  berkisar pada anti bacteria dan anti kanker payudara. Javaplant sendiri lebih tertarik untuk melakukan uji klinis Xanthorrhizol bagi kanker payudara. Produk tersebut secara ilmiah diuji dan diverifikasi untuk memenuhi standar kualitas, keamanan dan kemanjuran tertinggi.

Pabrik Ekstraksi Javaplant yang Higienis. Pabrik Ekstraksi Javaplant yang Higienis.

Menurut Junius, berdasarkan hasil uji klinis yang dipublikasikan di beberapa jurnal kedokteran, Xanthorrhizol dapat memperlambat pertumbuhan tumor terhadap pasien kanker payudara. Pada kanker payudara stadium dini, maka Xanthorrhizol sangat efektif. Sementara bagi penderita kanker payudara yang sudah berada pada stadium lanjut dan harus menjalankan kemoterapi, maka Xanthorrhizol berperan aktif mengembalikan sel-sel tubuh yang rusak akibat proses kemoterapi.

“Dengan mengonsumsi Xanthorrhizol, maka pengobatan kemoterapi bisa berkurang, yang sebelumnya harus 10 kali kemoterapi, bisa hanya lima kemoterapi. Xanthorrhizol bisa meringankan penderita sesudah proses kemoterapi. Pengaplikasiannya bisa bersamaan dengan treatment kemoterapi atau sesudah melakukan kemoterapi,” terang Junius.

Menurut Junius, Xanthorrhizol sudah berfungsi sebagai obat herbal. Untuk memperkuat hal ini, Javaplant akan membawa Xanthorrhizol untuk diuji klinis di India dan Amerika. Javaplant berharap, sesudahnya diuji Klinis di dua negara itu, Xanthorrhizol produksi Javaplant ini dapat dimanfaatkan oleh produsen farmasi terkemuka di dunia maupun di Indonesia. “Karena Xanthorrhizol merupakan natural resources dan akan melewati uji klinis. Mudah-mudahan ini bisa membantu mengurangi jumlah penderita kanker payudara,” harap Junius.

 

javaplant
javaplant.co.id
| +62 21 582 3345 | info@javaplant.co.id


Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)