Kegagalan Melihat Pasar Masa Depan (Market Myopia): Salahkan SWOT anda!

ADAM KHOO Learning Technologies Group ADAM KHOO Learning Technologies Group

Oleh Verne Harnish “Growth Guy”, Author of SCALING UP, Rockeffer Habits 2.0

Diterjemahkan oleh Joycelina Fadjar – Adam Khoo Learning Technologies Group

Kami mengamati bahwa banyak perusahan yang sebelumnya merupakan startup karena gagal melihat pangsa pasar masa depan. Ini disebut Professor Clayton Christenson dari Harvard Business sebagai ‘Dilemma Innovator”.

Lalu, mengapa para pemimpin perusahaan bisa gagal melihat trend yang akan menyapu global yang pada akhirnya akan menyingkirkan mereka sendiri? Saya sendiri melihat kegagalan terjadi di analisa SWOT yang dilakukan saat perencanaan strategi – Sebuah alat untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman perusahaan yang sudah amat sangat tua dan kuno. Sudah saatnya memperbaharui metodologi ini.

Miopi (Rabun Jauh) Market / Industri

Secara harafiah, pembuatan SWOT mengarahkan pada pemimpin manajemen untuk melihat ke dalam perusahaan and tantangan di industry itu sendiri, sehingga menciptakan apa yang saya sebut sebagai “inside/industry myopia”. Analisa SWOT yang tradisional memang membantu eksekutif untuk melihat hutan dan pohon yang ada, namun juga membuat mereka lupa bahwa masih ada dunia di luar hutan itu. SWOT adalah pendekatan yang berfokus untuk instropektif, bukan alat yang baik untuk melihat trend pada industri yang bersangkutan, tren pada industry lain maupun pasar – pasar lain yang bersangkutan, yang sangat penting bagi para CEO untuk masukan dalam perencanaan perusahaan.

Bukan saya ingin menghilangkan SWOT. SWOT memiliki fungsi sendiri dalam proses perencanaan dan merupakan alat yang sangat bermanfaat untuk mengumpulkan ide – ide dan masukan dari manager (level menengah) yang berfokus pada internal dan operasional harian perusahaan.

Sebaliknya SWT...

Untuk para manager senior, saya menyarankan pengunaan SWT sebagai pengganti SWOT. SWT adalah analisa yang lebih baru untuk mengidentifikasi kekuatan (Strength), kelemahan (Weaknesses) dalam perusahaan dan pada saat bersamaan mengekplorasi trend – trend dalam / di luar industry atau geografi.

Perencanaan strategi mencakup dua hal yakni: Pemikiran (execution planning). Execution planning adalah pencarian cara untuk membuat ide – ide tersebut terlaksana.

SWOT Traditional sangat bagus untuk execution planning – berfokus pada level manajemen tengah – menghasilkan lis aktifitas untuk perbaikan dan penyembuhan.

Namun bagi tim manager senior, SWOT bisa jadi merupakan perangkap yang membuat mereka terlalu berfokus pada isu – isu operasional, mengalihkan mereka pada kekuatan besar di luar yang dapat menggoyahkan perusahaan bila terabaikan.

frontliners, tanyakan: “Apa tidakan yang perusahaan harus mulai, hentikan dan pertahankan?”. Bagi level menengah, lakukan SWOT.

Lalu lakukan SWT untuk tim senior manajemen untuk menggali lebih dalam dan melihat lebih jauh. Ketahui trend apa yang akan mengubah industry – membuat perencanaan untuk menghadapinya – akan membantu anda bertahan selangkah lebih depan dalam persaingan – kenali pesaing baru anda yang dapat mencuri kartu As kita selagi kita masih bisa mengatasinya.

Verne Harnish

Sekilas mengenasi Verne Harnish

Verne adalah pendiri organisasi terkenal di dunia Entrepreneurs’ Organization (EO) dan pendiri & CEO of Gazelles, sebuah perusahaan global yang melatih dan membimbing para eksekutif dan

entrepreneurial teams selama 32 tahun. Dikenal sebagai the “Growth Guy”, Verne juga merupakan Venture Columnist for Fortune magazine. Verne adalah the best-selling author of Mastering the Rockefeller Habits, yang direkomendasikan oleh 100 CEOs perusahaan menengah dan diterjemahkan ke 9 bahasa.

Verne  Harnish akan hadir di Jakarta – Indonesia untuk Seminar 1 Hari – Scalling UpTM Your Business dengan para CEO di Indonesia pada tanggal 8 September 2014. Untuk informasi lebih lengkap, silakan menghubung Adam Khoo Learning Technologies Group – (021)574 7511 atau email: joyce@akltg.com

NBO Group | Thomas

Leave a Reply

1 thought on “Kegagalan Melihat Pasar Masa Depan (Market Myopia): Salahkan SWOT anda!”

Konsep yg menarik. Bisa dijelaskan lebih detail penggunaan SWT?
by edwin, 13 Aug 2014, 21:00

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)