PRONAS BERKEMBANG MENGIKUTI ZAMAN

Bagi PRONAS, selalu update dan tetap berusaha beradaptasi dengan kondisi pasar merupakan sebuah keharusan untuk memperbaiki dan merejuvenasi produk. Dengan cara begitu, perusahaan yang telah hadir lebih dari 50 tahun ini tetap menjadi pemimpin pasar di industrinya.

Silvia Cahyono, Head of Marketing & Export PT Bahtera Wiraniaga Internusa (PRONAS)

Silvia Cahyono, Head of Marketing & Export PT Bahtera Wiraniaga Internusa (PRONAS) mengatakan, perusahaan sudah memantapkan diri sebagai merek makanan inovatif pilihan keluarga. Oleh karena itu, pihaknya secara kontinyu melakukan inovasi dengan menambah varian produk yang praktis dan inovatif untuk konsumen.

Pengembangan dilakukan dengan meluncurkan product extension, seperti luncheon daging ayam dan sapi, abon sapi, bumbu gado-gado, bumbu pecel, sweet corn, stir fry sauce, saus bolognaise, pastamia spaghetti, buah kaleng, terasi udang, hingga frozen food. Total saat ini PRONAS mengembangkan lebih dari 100 SKU.

Langkah berani untuk terus mengembangkan produk selama sepuluh tahun terakhir terbukti membawa PRONAS mulai dikenal masyarakat luas bukan hanya sebagai perusahaan makanan kaleng, melainkan sebagai perusahaan makanan yang lengkap dengan beragam produk.

"Kami membuat atau meluncurkan produk berdasarkan needs and wants-nya konsumen. Kami benar-benar  seleksi, (produk) mana yang cocok dengan positioning brand dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen," ujarnya dalam wawancara eksklusif dengan SWA Online. Inovasi tersebut diakui Silvia memang tidak bisa selesai dalam waktu singkat, sebab harus melewati berbagai proses research and development (R&D) yang panjang.

Perusahaan juga berupaya membuat orang-orang menjadi lebih mudah dan nyaman dalam memasak melalui produk-produknya, salah satunya PRONAS luncheon. Luncheon merupakan daging blok serbaguna yang penuh dengan gizi dan nutrisi baik untuk tubuh.

Silvia menyebut, PRONAS luncheon merupakan  satu-satunya luncheon halal yang diproduksi di Indonesia. Produk ini bisa dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari kalangan atas sampai bawah, anak-anak hingga orang dewasa. Produk yang kini menjadi salah satu andalan perusahaan ini juga bisa dinikmati dengan berbagai cara: dimakan langsung, digoreng, dipanggang, dikukus, dibuat menjadi sup, atau diolah bersama bahan lain.

"Artinya produk ini bisa menjadi andalan dan hero kami di masa depan. Seperti kami membangun kornet dulu, siapa sih dulu yang tau kornet? Begitupun dengan luncheon. Makanya kami terus lakukan edukasi pada konsumen dengan membuat menu-menu yang anti ribet, sehingga mereka juga tidak merasa kesulitan ketika membuatnya. Bahkan yang tidak bisa masak sekalipun bisa mengikuti," jelas Silvia.

Tidak hanya menciptakan berbagai inovasi produk, perusahaan juga berkomitmen memberikan kualitas terbaik pada setiap tahapan proses produknya. Mulai dari pengawasan, kualitas bahan baku hingga pengemasan. "Kami selalu menjaga kualitas, karena itu yang menjadi kepercayaan konsumen. Jika ada komplain, kami akan segera tangani. Kami upayakan 1x24 jam selama hari kerja," tegasnya.

Dalam hal menggarap pasar, sudah banyak strategi yang dijalankan agar PRONAS dekat dengan konsumen dan mudah didapatkan. Misalnya, memanfaatkan media digital seperti marketplace, membuat desain produk yang lebih kekinian, hingga aktif melakukan aktivasi merek di media sosial.

Dengan cara tersebut, menurut Silvia, perusahaan bisa mengetahui apa yang diinginkan konsumen, terutama kaum milenial yang saat ini sudah mendominasi. "Kami tidak ingin dipersepsikan dengan brand yang old style. Makanya sekarang secara desain diarahkan lebih kekinian, konten-kontennya pun kekinian, kalau orang bilang ada bahasa Jaksel, kami arahkan juga kesitu. Kami juga aktif di TikTok @Pronas Indonesia. Disana sudah terlihat anak-anak muda yang mulai berkreasi."

Upaya PRONAS untuk bergeser menjadi perusahaan yang lebih modern, fun, young, dan dinamis juga dilakukan dengan rajin mengadakan program kunjungan ke sekolah-sekolah hingga kampus, terutama sekolah perhotelan dan pariwisata. Karena di sanalah mereka calon-calon chef yang akan menjadi target andalan perusahaan di masa depan.

"Kami ajari mereka dan sesudahnya diberikan sertifikat. Bahkan, sertifikat itu bisa menjadi bagian dari curriculum vitae (CV) ketika mereka kuliah atau kerja. Artinya kami juga membantu mereka mendapatkan sesuatu benefit di luar pelajaran sekolah," ucap Silvia.

Ia pun optimistis, strategi pihaknya untuk terus berinovasi dan mendekatkan diri pada konsumen dapat meningkatkan kinerja perusahaan di masa depan dan terus bertahan menjadi pemimpin pasar.

Produk PRONAS bisa didapatkan di supermarket terdekat atau melalui marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukamall dan JD.ID di @Pronas Official Store. Selain itu tersedia pula di Bukalapak, Blibli, Tanihub, Sayur Box dan hampir di semua channel online store.

Informasi terkait produk dari Pronas, dapat mengujungi website di www.pronas.co.id, Facebook Dapoer Pronas, TikTok @Pronas Indonesia, Instagram @pronas dan Youtube DapoerPronas. Jika mau review tentang produk Pronas dan sharing resep bisa daftar di www.dapoerpronas.com, banyak kejutan hadiah menariknya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)