Raih Enam Penghargaan di “Campaign Asia Agency of the Year 2020”

Hampir semua industri terdampak pandemi Covid-19. Tanpa terke-cuali, industri kreatif di Indonesia yang juga mengalami penurunan di tahun ini. Di tengah tahun yang penuh tantangan dan ketidakpastian ini, dentsu Indonesia justru berhasil meraih sejumlah pencapaian gemilang. Selain mampu mendapatkan klien baru, dentsu Indonesia juga berhasil memenangkan enam penghargaan di ajang “Campaign Asia Agency of the Year 2020”, yang tahun ini memasuki perhelatan ke-27.

Maya Watono Bersama Brand Leader dari DwiSapta Media, dentsu MainAd, dentsu X, & iProspect

Ya, tahun ini, dentsu Indonesia berhasil memborong enam penghargaan di tingkat Asia Tenggara untuk lima kategori, yakni kategori “Indonesia Media Agency of the Year – Gold & Silver” yang diraih DwiSapta Media dan dentsu X Indonesia; “Indonesia Digital Agency of the Year - Silver” yang diraih dentsu X Indonesia; “Indonesia Creative Agency of the Year - Bronze” yang diraih dentsu MainAd; “Southeast Asia Content Marketing Agency of the Year - Bronze” yang diraih “dentsu X Indonesia”; dan “Southeast Asia Specialist Agency of the Year - Silver” yang berhasil di raih iProspect Valuklik Indonesia.

Maya Watono, Country CEO dentsu Indonesia, menuturkan, “Di tengah industri kreatif yang turun di tahun ini, dentsu Indonesia hanya turun single digit. Bahkan, kami berhasil mendapatkan klien baru. Kami juga bersyukur, karena tahun ini, sejumlah agensi di bawah payung dentsu Indonesia berhasil meraih enam penghargaan Campaign Asia Agency of the Year 2020.”

Sejatinya, memboyong enam penghargaan di ajang bergengsi “Campaign Asia Agency of the Year” bukanlah perkara mudah. Lantaran, dentsu Indonesia harus mampu mengalahkan berbagai agensi lain dari negara-negara di Asia Tenggara. Selain itu, dentsu Indonesia juga harus lolos kriteria penilaian para juri yang sudah memiliki jam terbang tinggi industri kreatif.

Diungkapkan Enita Budiyanti, COO dentsu MainAd, ada sejumlah kriteria yang menjadi penilaian para juri. Mulai dari visi agensi, objektif dan pencapaian bisnis, bisnis baru yang berhasil diciptakan, client & talent retention, the work and recognition, innovation & leadership, hingga kontribusi terhadap society.

Dari sisi pencapaian bisnis hingga bisnis baru, tahun ini dentsu berhasil meraih kenaikan tiga kali lipat pada layanan digital. Sementara itu, tahun ini, dentsu Indonesia juga berhasil meraih klien baru.

“Dari sisi client retention, kami berhasil mempertahankan sekitar 200 brand yang selama ini menjadi existing client. Termasuk, mendorong mereka untuk tetap melakukan kampanye komunikasi selama pandemi ini. Selain itu, kami juga mengusung konsep farming, di mana kami mencari klien baru di sejumlah kelompok usaha yang telah menjadi existing client dentsu,” lanjut Maya.

Berikutnya, dari sisi Talent Retention, dentsu juga sangat serius memperhatikan semua SDM (Sumber Daya Manusia)-nya. Antara lain, dengan memperkuat Mental Wellbeing melalui berbagai dukungan seperti mengedepankan protokol kesehatan demi keselamatan karyawan, online training yang diikuti oleh ratusan karyawan, hingga menghadirkan program Virtual Yoga.

Tak hanya melulu bisnis, di masa pandemi, dentsu Indonesia juga tercatat aktif menggelar kampanye sosial. Diterangkan Enita, salah satu kampanye sosial yang digelar dentsu yang berkolaborasi dengan klien di tahun ini adalah “Stop Stop Ser”. Melalui kampanye ini, dentsu Indonesia mengajak masyarakat untuk melakukan tiga langkah jitu dalam menghadapi Covid-19, yakni Stop Keluyuran, Stop Deket-deketan, dan Sering Cuci Tangan.

“Kampanye probono ini menggunakan pendekatan lagu dan gerakan yang mudah ditiru dan pesan yang mudah dicerna, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kami juga menggandeng berbagai media di Indonesia. Bahkan, sejumlah selebritis dan Key Opinion Leader (KOL) juga ikut berpartisipasi di kampanye Stop Stop Ser,” pungkas Enita. •

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)