Sewindu Kiprah Jafra Merawat Kecantikan Kulit di Indonesia

Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan bisnis Jafra tercepat.Dengan strategi mouth-to-mouthbusiness dan edukasi melalui Jafra Royal Academy, perusahaan kosmetik asal AS ini berhasil menjaring 400 ribuan konsultan di sini.

Jafra adalah pemain kawakan di industri kosmetik dunia. Sudah ada sejak 65 tahun lalu, produk perawatan kulit ini dilahirkan oleh sejoli Jan dan Frank Day pada 1956 di Malibu, California, Amerika Serikat (AS), dan telah memiliki pabrik di Meksiko. Nama merek Jafra diambil dari gabungan nama Jan dan Frank, pendirinya. Produknya memiliki kandungan unggulan yang menjadi jantung perawatan kulit, yaitu royal jelly, kandungan alami yang dapat membantu meminimalisir tanda-tanda penuaan pada kulit wajah.

JAFRA House of Royal, Jakarta, one-stop center bagi Konsultan untuk melakukan berbagai macam kegiatan, mulai dari mengikuti pelatihan, mencoba dan berbelanja produk, hingga konsultasi dan pemeriksaan kulit gratis untuk mendapatkan rekomendasi produk JAFRA yang sesuai dengan skin concern. Selain itu, Konsultan juga dapat menikmati fasilitas facial treatment dengan produk-produk unggulan JAFRA. Layanan eksklusif JAFRA House of Royal merupakan wujud dukungan JAFRA Cosmetics Indonesia kepada seluruh Konsultan agar dapat terus mengembangkan bisnis dengan fasilitas memadai.

Menjadi pakar royal jelly global selama lebih dari 60 tahun, Jafra hadir dengan
gebrakan teknologi re­volusioner, yaitu Royal Jelly RJx yang dapat membantu
melipatgandakan kekuatan royal jelly untuk perawatan kulit. Teknologi eksklusif Jafra ini ditemukan pada rangkaian skincare dan color Jafra Royal. Adapun kategori produk Jafra terdiri dari skincare, color, fragrance, dan toiletries.

Dengan slogan citra “Freedom to be You”, Jafra masuk ke Indonesia pada 2013. Semua produknya yang dipasarkan di sini sudah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan penilaian “Sangat Baik” pada Mei 2020, dan tidak diujicobakan pada hewan. Saat ini, ada sekitar 150 SKU dari empat kategori produk Jafra yang seluruhnya dapat dipakai untuk semua orang.

Sebagai perusahaan penjualan langsung dengan sistem pemasaran multi-level marketing (MLM), JAFRA memiliki misi membantu konsultan (dan pelanggan)-nya, baik pria maupun wanita, mencapai kebebasan pribadi dengan menjadi pebisnis mandiri, mengubah kehidupan mereka, memberdayakan mereka, serta meningkatkan komunitas mereka ke arah yang lebih baik. Adapun visinya, merangkul dan mewujudkan keberagaman, serta memberdayakan konsultannya di seluruh dunia.

Perusahaan ini juga dibangun untuk memungkinkan konsultannya, yang disebut sebagai Jafra Independen Konsultan, menetapkan tujuan dan waktu mereka sendiri dengan berbagi produk perawatan kulit melalui Jafra Beauty Party. Konsultan memiliki kebebasan untuk berkembang dan menentukan penghasilan dari keuntungan penjualan produk, peluang bonus, dan komisi team building.

Jafra juga menyediakan jenjang karier jangka panjang dan kesempatan pengembangan kepemimpinan pribadi konsultannya. Dengan kata lain, manfaat bisnis Jafra bagi konsultannya adalah memberi mereka keuntungan langsung serta berbagai macam penghargaan dalam bentuk kenaikan title, cash reward, konferensi insentif ke luar negeri, dll.

Menurut Belinda Koh, Mana­ging Director JAFRA Cosmetics Indonesia, kehadiran Jafra  sejak delapan tahun lalu di Indonesia tak lepas dari potensi pasar MLM atau direct selling di Asia. “Jadi, Asia Tenggara ini kan besar. Dan perusahaan MLM sering fokus pada negara seperti, Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Jafra benar-benar melihat potensinya di setiap negara di Asia. Dan, Indonesia adalah yang memiliki the highest population. Jadi, itu yang menjadi satu faktor utama Jafra masuk ke Indonesia,” Belinda menjelaskan.

Belinda Koh, Managing Director JAFRA Cosmetics Indonesia, bersama dengan JAFRA ROYAL DEFY, rangkaian produk skincare yang dapat membantu meminimalisir tanda-tanda penuaan nyata pada kulit dewasa.

Terlebih, banyak wanita di Indonesia yang memerlukan perawatan kulit agar tampil cantik dan berkulit lebih sehat. “Jafra ini produk alami dengan hero ingredient royal jelly yang sudah lama diketahui manfaatnya sangat bagus. Itulah mengapa kami memilih market Indonesia, yang sudah delapan tahun dan masih berkembang dengan pesat,” ungkap Belinda yang memulai karier di industri MLM/direct selling di negara asalnya, Malaysia, pada 1990.

Pasar yang dibidik Jafra tidak hanya segmen wanita, tetapi juga segmen pria. Terlebih, Jafra pun mengembangkan produknya yang disesuaikan dengan kondisi kulit di setiap wilayah yang memiliki iklim berbeda-beda. Jadi, meskipun riset di AS dan produksi di Mek­siko, tim dari Indonesia tetap memberikan insight apa saja kebutuhan pasar di Indonesia.

“Kami benar-benar mengembangkan skincare yang sesuai dengan kondisi kulit. Baik pria maupun wanita pun sama-sama butuh perawatan kulit. Jadi, di pertengahan 2021 ini kami sudah bersiap membawa produk skincare khusus untuk pria,” Belinda menginformasikan.

Bicara strategi pemasaran, Jafra menggunakan sistem MLM atau lebih dikenal dengan direct selling. Dalam pandangan Belinda, direct selling adalah mekanisme pemasaran yang bisa membantu konsultan Jafra menciptakan penghasilan dan mengembangkan bisnis produk kosmetik ini. Baginya, prinsip MLM adalah mouth-to-mouth business karena lebih kepada berbagi pengalaman ke lingkaran terdekat.

“Jadi, kami tidak sama seperti bisnis ritel, di mana mereka harus ada promo di televisi dan media lainnya. MLM ini lebih mengandalkan kekuatan relationship,” kata Belinda yang menempati posisinya saat ini sejak 2015.

Untuk branding dan promosi, Jafra lebih mengandalkan media sosial. Para konsultannya juga memiliki media sosial sendiri-sendiri. “Konsultan kami itu lebih optimal menggunakan media sosial sebagai platform untuk branding, jualan, dan merekrut. Jadi, melalui platform media sosial inilah, kami banyak melakukan branding, posting produk dan testimonial, supaya lebih banyak lagi orang yang bisa berkenalan dengan Jafra,” Belinda menjelaskan. Saat ini Jafra memiliki empat platform media sosial, yaitu Instagram (IG), Facebook (FB), Twitter, dan YouTube. Alamat di Twitter dan FB adalah @jafraindonesia, sedangkan akun IG dan YouTube-nya adalah @jafra_id.

Untuk menyokong kemajuan konsultannya, Jafra memiliki program pelatihan bernama Jafra Royal Academy. Melalui program ini, pihaknya memberikan kesempatan kepada konsultannya untuk mengikuti berbagai macam pelatihan yang dapat membantu meningkatkan kemampuan mereka dalam berbisnis Jafra.

“Saat sudah bergabung menjadi konsultan, kami memberikan training supaya konsultan kami bisa punya marketing skill dan jualan secara profesional. Lalu, mereka juga bisa membangun satu tim ataupun satu komunitas,” kata Belinda. Dengan membangun tim atau komunitas, energi dan kolaborasinya bisa lebih besar sehingga Jafra juga bisa membantu lebih banyak orang.

Selain program pelatihan ini, Jafra pun memberikan ke­sempatan kepada konsultannya untuk mengikuti konferensi internasional. “Jadi, untuk konsultan kami yang berhasil meraih challenge, kami berikan kesempatan kepada mereka untuk travel ke negara-negara di seluruh dunia yang ada Jafra,” ungkapnya.

Selain itu, baru-baru ini Jafra juga memberikan 200 sepeda motor Honda PCX dan Honda Scoopy kepada konsultan yang berhasil meraih kualifikasinya pada Juli-Desember 2020. “Jadi, itu menjadi suatu kebanggaan kami di Jafra,” ujar Belinda yang selama 30 tahun terakhir berkecimpung di industri direct selling di beberapa negara seperti  Vietnam, Korea Selatan, dan Thailand.

Achiever JAFRA Car Program 2021, Mega Dirilla Y. Gaya (Grand Ambassador pertama JAFRA Cosmetics Indonesia)

Belinda menjelaskan bahwa konsultan itu ada levelnya. Setelah bergabung dengan Jafra, konsumen bisa menjadi konsultannya. Kemudian, jika aktif berbisnis produk Jafra, konsultan bisa naik menjadi Manager Club, lalu Executive Club, dan yang paling tinggi adalah Ambassador Club.

Delapan tahun beroperasi di Indonesia, kini sudah ada 400 ribuan konsultan Jafra di seluruh Indonesia. Terdapat enam orang konsultan yang masuk ke dalam Ambassador Club, yang mana salah satunya menempati posisi sebagai Grand Ambassador Jafra Cosmetics Indonesia, yaitu Mega Dirilla Y. Gaya, yang meraih mobil sedan Mercedes-Benz C 200 pada Februari 2021.

Bagi Jafra, semua itu tentu sebuah kebanggaan karena Jafra sudah mengubah kehidupan wanita di Indonesia. Semua konsultan Jafra berasal dari beragam latar belakang. Mulai dari ibu rumah tangga, penyanyi, pramugari, hingga staf perhotelan, yang bisa memiliki penghasilan sendiri dan membangun tim bisnisnya deng­an bagus walaupun terimbas pandemi.

“Itu hal yang buat kami bangga sebagai Jafra Indonesia. Semua karyawan di kantor kami juga merasa bangga karena ini adalah suatu perjalanan antara Jafra dan konsultan kami. You start with zero, but you become hero with Jafra,” ungkap Belinda. Ia merasa bangga sebagai satu tim yang saling mendukung dengan konsultan, sehingga mereka bisa meraih sukses sebagai entrepreuner.

Dalam aktivitasnya, Jafra juga memiliki Jafra House of Royal, Jakarta, one-stop center bagi konsultan untuk melakukan berbagai macam kegiatan, mulai dari mengikuti pelatihan, mencoba dan berbelanja produk, hingga konsultasi dan pemeriksaan kulit gratis untuk mendapatkan rekomendasi produk Jafra yang sesuai den­an skin concern. Selain itu, konsultan juga dapat menikmati fasilitas facial treatment dengan produk-produk unggulan Jafra. Layanan eksklusif Jafra House of Royal merupakan wujud dukungan Jafra Cosmetics Indonesia kepada seluruh konsultan agar dapat terus mengembangkan bisnis dengan fasilitas memadai. Namun, pada masa pandemi ini, fasiltas skin check dan facial treatment sedang ditiadakan.

“Saya sudah hampir delapan tahun menjalani bisnis Jafra. Saya merasa nyaman karena Jafra selalu mendukung saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta membantu dalam memberikan solusi ketika saya memiliki masalah, kata Linda Retno Garminia, Jafra Leader Council 2021, yang merasakan manfaat dan hasil nyata selama bergabung dengan Jafra.

Mira Rahmani, Jafra Leader Council 2021, juga memberikan testimoninya. “Buat saya, Jafra bukan hanya sebuah bisnis, namun sudah seperti keluarga yang selalu mendukung saya, serta menjadi ladang amal yang bermanfaat bagi saya karena bisa membantu kehidupan orang lain,” katanya. 

Founding Member Jafra Cosmetics Indonesia dan Jafra Elite Circle 2021, Fitri Gustiana, juga mengungkapkan manfaat yang sudah dirasakannya bersama Jafra. “Untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan, perlu mengolah hati dalam menghadapi rintangan sehingga bisa mewujudkan mimpi bersama dengan tim. Selain bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama, lebih mengenal arti kehidupan inilah yang saya pelajari selama delapan tahun berbisnis Jafra,” Fitri mengungkapkan.

Dengan berbagai strategi yang sudah dilakukan, hingga tahun ke-8 Jafra hadir di negeri ini, Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan bisnis Jafra tercepat. Bahkan, saat ini Jafra Indonesia masuk tiga besar yang berkembang pesat, setelah Meksiko dan AS. “Jadi, goal utama saya adalah membawa Jafra Indonesia menjadi ranking satu,” kata Belinda penuh semangat.§

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)