Pariwisata Indonesia Maju dan Berkembang Melalui ICT

Indonesia menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan pada 2019 mendatang. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk pun siap mendukungnya..

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pastinya selalu mendukung pariwisata di Indonesia. Tak sekadar itu, melalui penyediaan infrastruktur dan layanan yang berkualitas, Telkom bertekad membawa pariwisata Indonesia semakin mendunia.

Tekad Telkom seperti itu bukan retorika semata. Bukti nyata telah ditunjukkan Telkom dalam kemeriahan event Sail Tomini 2015, di Pantai Kayu Bura, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang diresmikan Presiden Joko Widodo, belum lama ini.

Dalam event tersebut, Telkom memberi dukungan infrastruktur dan layanan Information and Communication Technology (ICT). “Sudah menjadi kewajiban kami untuk menyukseskan acara Sail Tomini 2015 dan membawa harum nama Indonesia di mata dunia internasional,” kata Direktur Enterprise and Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin.

Patut diketahui, dalam even Sail Tomini 2015 itu, TelkomGroup telah membangun jaringan fiber optic sepanjang 13 kilometer, mulai dari Kota Parigi sampai ke lokasi Sail Tomini 2015. Selain itu, Telkom juga menyediakan access point wifi.Id guna kemudahan akses data pengunjung dan layanan Astinet 100 MB di area media center.

Melalui Telkomsel selaku anak perusahaan, Telkom pun menyiagakan tiga unit Mobile COMBAT 3G di Main Venue yang mampu melayani 8.000 percakapan pesan singkat dan data dalam waktu bersamaan. Kemudian, untuk mendukung kelancaran akses komunikasi dan menekan blank spot, sedikitnya 8 BTS Smal Cell ditempatkan di sepanjang jalur kebun kopi dari Palu menuju Parigi.

Mengesankannya lagi, dukungan Telkom tak hanya sebatas infrastruktur dan layanan ICT. Telkom juga mengikutsertakan tiga UKM Binaan dan layanan demo produk TelkomGroup. Berkat ini, antusias pengunjung pada pembukaan Sail Tomini semakin marak lantaran dapat menyaksikan parade sail pass dan atraksi fly pass tiga pesawat Sukhoi milik TNI AU melalui layar datar IndiHome yang berada di booth TelkomGroup.

Perluas Kerjasama

Upaya Telkom dalam mendukung pengembangan pariwisata dan mewujudkan 20 juta wisatawan ke Indonesia semakin nyata dengan menjalin kerjasama berbagai pihak.

Salah satumya pada 20 September 2015 Telkom menjalin kerjasama dengan PT Intiwhiz International. Kerjasama ditandai penandatanganan MoU antara Executive General Manager Divisi Enterprise Service Telkom, Siti Choiriana dan Presiden Direktur PT Intiwhiz International Moedjianto Soesilo Tjahjono di Intiland Tower, Jakarta.

Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Executive General Manager Divisi Enterprise Service Telkom, Siti Choiriana (dua dari kanana) dengan Presiden Direktur PT Intiwhiz International Moedjianto Soesilo Tjahjono (dua dari kiri) di Jakarta (10/9) sebagai wujud komitmen Telkom mendukung industri perhotelan serta memajukan sektor pariwisata di Indonesia. Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Executive General Manager Divisi Enterprise Service Telkom, Siti Choiriana (dua dari kanana) dengan Presiden Direktur PT Intiwhiz International Moedjianto Soesilo Tjahjono (dua dari kiri) di Jakarta (10/9) sebagai wujud komitmen Telkom mendukung industri perhotelan serta memajukan sektor pariwisata di Indonesia.

Kedua belah pihak sepakat untuk saling bersinergi memajukan value added service Information & Communication Technology (ICT) di industri perhotelan. “ICT menjadi salah satu nilai tambah Hotel di tengah pergeseran lifestyle ke arah hyperconnected society. Solusi digital hotel dapat memberikan value added hotel dimata traveller melalui penyediaan internet kecepatan tinggi, interaktif TV, serta berbagai layanan digital yang menunjang pelayanan dan kegiatan operasional hotel,” jelas Siti Choiriana.

Terkini adalah kerjasama Telkom dengan Accor Hotel Indonesia-Malaysia-Singapore. Penandatanganan kesepakatan kerjasama dilakukan Awaluddin dan Garth Simmons, di Jakarta, Senin (29/8).

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin dan COO Accor Asia Pacific Singapore-Indonesia-Malaysia Garth Simmons bertukar naskah kerjasama usai melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dalam pemanfaatan sumber daya perusahaan,di Jakarta, Senin (28/9). Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin dan COO Accor Asia Pacific Singapore-Indonesia-Malaysia Garth Simmons bertukar naskah kerjasama usai melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dalam pemanfaatan sumber daya perusahaan,di Jakarta, Senin (28/9).

Dalam kesempatan tersebut, Awaluddin mengatakan, Telkom siap mendukung aktifitas bisnis beragam portofolio brand Accor Hotel Grup di Indonesia. Adapun jasa dan sarana berbasis TIMES (Telecommunication, Information, Media, Edutainment, Services) dikelola, dikembangkan, dan disediakan Telkom untuk Accor Hotel di Indonesia adalaj pemanfaatan layanan digital marketing, pemanfaatan infrastruktur ICT, penyediaan layanan digital in room entertaiment, HR management system, penyediaan digital hospitality operation, penyediaan digital customer relationship programme, serta penyediaan value added services.

Awaludin juga mengungkapkan, kunci sukses dari suatu destinasi wisata adalah 3 A, yakni attractiviness (daya tarik), amenities (fasilitas), dan accessibility (mudah dicapai). “Sinergi antara Telkom dan Accor akan mampu mendukung A yang kedua, yaitu amenities di mana fasilitas akomodasi yang nyaman dilengkapi dengan infrastruktur ICT yang akan memberikan nilai tambah bagi wisatawan,” jelasnya.

Hal senada dilontarkan CEO Accor Hotel, Garth Simmons. Menurutnya, Accor Asia Pacific Singapore-Malaysia-Indonesia, sangat membutuhkan ICT, baik untuk korporat maupun Accor Hotels. Dengan terjalinnya kerjasama ini, maka diharapkan mampu mendukung kepentingan bersama di mana output akhirnya adalah peningkatan kualitas pelayanan Accor Hotels. “Akses internet andal merupakan salah satu syarat utama untuk memilih hotel bagi para pelanggan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerjasama Accor Hotels dengan Telkom juga akan membuka peluang baru bagi kedua pihak. “Accor Hotels dan Telkom akan memiliki program strategis terkait loyalitas, produk, korporasi, dan program promosi bersama untuk para pelanggan," ujar Simmons seraya menyatakan Accor Hotels merupakan salah satu partner Telkom yang mempunyai lebih 90 hotel di tahun 2015 dengan brand hotel seperti Grand Mercure, Ibis, Mercure, Novotel, Pullman, Sofitel, dan The Hills. “Pada tahun 2020 Accor Hotels Indonesia menargetkan memiliki 200 hotel,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kerjasama Accor dengan Telkom ini sendiri merupakan kerjasama kedua kalinya. Kerjasama pertama dilakukan pada 2013 untuk program pemasaran bersama dan co-branding produk-produk serta layanan Accor Hotels. Ketika itu kerjasama juga sepakat untuk melakukan membership card Telkom-Accor Indonesia guna mendukung loyalti program dan cross selling produk dan jasa yang dimiliki kedua pihak. Kesepakatan lainnya adalah joint promotion yang saling menguntungkan dan ditujukan untuk pelanggan, new member dan karyawan.

Sebelum kerjasama kedua kalinya dengan Accor Hotels, Telkom juga sudah melakukan penandatanganan kerjasama pemanfaatan potensi bersama di bidang kepariwisataan dengan Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter. Telkom melakukan sinergi pengembangan pariwisata dengan mengoptimalisasikan infrastruktur ICT untuk meningkatkan pemasaran dan promosi pariwisata yang terintegrasi melalui penerapan sistem manajemen destinasi online. Disini, Telkom memberikan solusi ekosistem pariwisata yang terintegrasi seperti yang sudah direalisasikan untuk web commerce dan e-ticketing. Selain itu, kedua pihak saling memanfaatkan pembinaan yang dapat memajukan pariwisata Indonesia. Ekosistem tersebut telah mencakup obyek wisata, hotel, travel agent, airlines dan sebagainya.

Memang tak bisa dipungkiri, kecenderungan masyarakat dunia saat ini sudah mengarah ke ‘hyper connected society’ (komunitas terkoneksi tingkat tinggi melalui internet). Lantaran ini, memasarkan pariwisata Indonesia melalui digital merupakan cara yang paling efektif. Selain lebih bersifat personal, juga memiliki jangkauan yang luas dan dapat diimplementasikan dalam waktu sangat cepat.

Karena hal itu pula, Telkom telah menjadikan kawasan wisata Sanur sebagai kampung wisata digital percontohan pertama di Indonesia. “Ini bagian dari mendukung pertumbuhan dunia pariwisata yang sedang mengembangkan platform digital tourism yang nantinya akan mengintegrasikan pelaku pariwisata Indonesia melalui ICT,” kata Awaluddin.


Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)