Presiden Jokowi Kunjungi Area Kerja Telkom di Silicon Valley - Telkom Dukung Upaya Pemerintah Siapkan 200 Startup Indonesia

Jakarta, 18 Februari 2018 – Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-US, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri berkunjung ke Silicon Valley, San Fransisco, AS, Rabu (17/2) siang waktu setempat.

Deputy EGM Divisi Digital Service Ery Punta (kanan) didampingi Direktur Portfolio Management Metra Digital Investama (MDI), G.N. Sandhy Widyasthana (kiri) sedang menjelaskan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo program pembinaan starup yang dilakukan Telkom bersama Plug n Play di Silicon Valley, Rabu (17/2) Deputy EGM Divisi Digital Service Ery Punta (kanan) didampingi Direktur Portfolio Management Metra Digital Investama (MDI), G.N. Sandhy Widyasthana (kiri) sedang menjelaskan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo program pembinaan starup yang dilakukan Telkom bersama Plug n Play di Silicon Valley, Rabu (17/2)

Pada kunjungan tersebut Presiden berkunjung ke Perusahaan Plug n Play (PNP), untuk mendapat informasi terakhir dari ecosystem technopreneur di Silicon Valley. PnP adalah perusahan ventura yang berlokasi di Silicon Valley yang memfasilitasi Startup dan usaha pemula di bidang Teknologi Informasi.

Pada kesempatan tersebut PnP melaporkan kepada Presiden bahwa salah satu BUMN Indonesia, yakni PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) telah melakukan kerjasama dengan (PNP),. Terkait dengan kerjasama Telkom dengan (PNP), Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom Indra Utoyo menjelaskan bahwa Telkom telah membuka kantor pertamanya di Silicon Valley melalui anak perusahaannya, Metra Digital Investama (MDI).

”MDI merupakan perusahaan pertama dari Indonesia yang melakukan kerjasama dengan Plug and Play (PNP),” jelas Indra Utoyo. Menurut Indra kerjasama dengan (PNP), ini penting terutama untuk mendukung pengembangan Ecosystem Startup Indonesia, sebagai jembatan penghubung antara Indonesia dengan Silicon Valley.

Sedangkan impact terhadap ekosistem menurut Indra, dengan terbangunnya poros Indonesia-Silicon Valley akan membuat kualifikasi startup kita menjadi global dan juga ekosistem digital akan terbangun dengan lebih cepat dengan peningkatan kemampuan, pengalaman dengan mindset Silicon Valley dengan Immersion Program (program experiencial learning di Silicon Valley) dan jaringan mentorship global serta tentunya terbukanya akses market global yang siap menghadapi tantangan kompetisi global.

Ditegaskan Indra kerjasama dengan PnP memungkinkan Telkom memiliki akses ke Startup dari Silicon Valley sekaligus juga sebagai physical of presence untuk Telkom Group dalam mengirimkan Startup Indigo Telkom ke Silicon Valley melalui program Startup Global Telkom.

“Kita mencari bibit inovasi/teknologi dari startup-startup dari Silicon Valley untuk sinergi market dengan Telkom group dan juga untuk mengirimkan startup-startup Indigo terpilih untuk mengikuti program Immersion minimal 2 startup (yang qualified) di Q2 tahun ini.” Demikian Indra Utoyo menjelaskan.

Pada kesempatan meninjau area kerja Telkom di PnP Presiden Jokowi menyampaikan pesan kepada Tim Telkom yang dipimpin oleh Deputy EGM Divisi Digital Service Ery Punta dan didampingi oleh Direktur Portfolio Management Metra Digital Investama (MDI), G.N. Sandhy Widyasthana, agar Telkom dapat mendukung target pemerintah dalam penyiapkan 200 Startup pada tahun 2016. Telkom sendiri telah menargetkan untuk membina 40 Startup baru di tahun 2016 ini dalam rangka mendukung program pemerintah tersebut.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)