Tim Digital Proximity Indonesia, Makin Dipercaya Aneka Merek Ternama

Proximity Indonesia

Baru dua tahun, Tim Digital Proximity Indonesia telah sanggup mensukseskan sejumlah proyek digital campaign dari berbagai merek ternama. Bahkan, beberapa bulan belakangan, tim tersebut nyaris kebanjiran proyek, hingga harus menambah personil. Siapa mereka dan bagaimana sepak terjangnya?

Masih ingat dengan isu “Bangga Batik” yang sempat menjadi trending topic di social media? Ya, isu yang belakangan diketahui merupakan kampanye dari kartu kredit BCA itu, memang menuai sukses. Hanya dalam tempo enam minggu, tak kurang dari 30 ribu fans sanggup terjaring di akun Facebook maupun Twitter Bangga Batik.

Sukses kampanye digital kartu kredit BCA Batik itu tak lepas dari tangan dingin Tim Digital Proximity. Istimewanya, tim muda tersebut terhitung sangat ramping, hanya terdiri dari tiga personil, Jefferson Poernomo selaku Associate Marketing Communication Director-Digital, Johan Tandoko sebagai Sr. Marketing Communication Executive-Digital, dan Elmira “Elmo” Widyasanti selaku Content Digital Manager.

Meski ramping, divisi yang baru berusia dua tahun itu, terbukti sanggup mengerjakan sejumlah proyek kampanye digital dari merek-merek besar. Sebutlah, untuk beberapa produk BCA, sejumlah brand di grup P&G, Visa Worldwide, Mars Food, Fonterra Brands, dan The Kencana Apartment. Bahkan, beberapa bulan belakangan, Tim Digital Proximity nyaris kebanjiran proyek. “Untuk itu, saat ini kami sedang menambah jumlah personil,” ungkap Jeff, yang mengaku pertumbuhan proyek digital campaign tahun ini sangat pesat dibandingkan tahun lalu, sehingga Proximity harus merekrut beberapa personel lagi untuk tim Digital, agar dapat terus berkembang dari segi bisnis dan meningkatkan performa untuk klien.

Diakui Jeff, dengan jumlah personil yang minim, maka bagi tugas di dalam tim harus jelas. Jika Jeff bertugas merumuskan konsep dan teknikal-nya dan Johan bertugas menggarap social media strategy juga network relationship dengan para blogger dan influencer, maka Elmo bertugas menangani content serta social media engagement-nya.

Menariknya, pembagian tugas tersebut selaras dengan hobi mereka masing-masing. Jeff misalnya, berlatar belakang pendidikan Computer Engineering plus gemar dengan gadget dan teknologi inovatif, maka sangat tepat bersinggungan dengan konsep dan teknikal. Sementara Johan berlatar belakang pendidikan Public Relations dan Marketing Communication, cocok dengan perencanaan strategi di ranah social media. Adapun Elmo, perempuan berlatar belakang pendidikan Desain Komunikasi Visual, dengan sedikit sentuhan Creative Writing ini, memang lebih cocok untuk content management di akun digital.

Lantas, apa yang membuat setiap kampanye digital besutan mereka bisa sukses? Dijawab Jeff, “Kunci yang utama adalah pada ide kreatifnya. Ide kreatif yang kami tawarkan adalah integrated big idea, alias bukan sekadar ide kreatif yang berdiri sendiri hanya untuk kampanye digital. Namun, ide kreatif ini bisa dikaitkan dan diwujudkan dalam kampanye di Above the Line, Brand Activation, maupun Public Relations (PR).”

Ide kreatif yang integrated itu, ditambahkan Jeff, tidak cuma datang dari tim digital. Melainkan, ketika tengah menggodok ide kreatif untuk proyek digital campaign, tim lain pun
turut dilibatkan. Di antaranya, tim Above The Line, Brand Activation, maupun PR. “Intinya, ide-ide ini harus mencakup tiga hal, yaitu, kreatif, different, dan efektif. Dalam satu - dua tahun kedepan, kami akan memenuhi visi kami untuk membawa Digital Division ini menjadi satu business unit tersendiri, yang akan memberikan full integrated offer untuk semua keperluan digital campaign dari klien,” Jeff meyakini.

Dunia digital yang sangat dinamis memicu personil tim untuk terus up-date seputar tren terkini. Maklum saja, sukses-tidaknya sebuah kampanye digital juga sangat bergantung pada conversation dan traffic. “Isu yang kami lempar harus sesuai dengan apa yang sedang hangat sekaligus menarik dibincangkan oleh target market. Untuk itu, masing-masing personil harus rajin updatetentang perkembangan terkini. Termasuk, memerhatikan perubahan perilaku konsumen,” tutup Jeff.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)