Helmy Yahya, TVRI Siap Disegarkan Dengan Kemasan Kekinian

Sebagai pemimpin baru LPP TVRI, Helmy Yahya telah menyiapkan sejumlah agenda untuk satu-satunya televisi publik Indonesia ini. Seluruh agenda tersebut bermuara pada satu tujuan yakni mengemas TVRI menjadi lebih segar dan kekinian.

Selama 55 tahun bersiaran sebagai televisi publik milik negara, kini TVRI mau tidak mau harus berbenah agar tampak lebih segar dan diterima masyarakat khususnya generasi muda jaman now (baca: masa kini). Hal itu disampaikan Helmy Yahya, selaku Direktur Utama  LPP TVRI yang baru.

Helmy bersama tim direksi LPP TVRI yang baru berniat akan membenahi televisi publik ini baik dari segi peralatan, SDM, konten dan kemasannya agar lebih kekinian. “Sekarang yang dimiliki TVRI sudah cukup tua misalnya peralatan kamera dan studio-nya, kami berniat mengganti dengan yang baru,” jelasnya. Hal itu dengan tujuan agar kelak dengan peralatan yang bagus maka konten yang disiarkan ke masyarakat juga kualitasnya menjadi bagus.

Langkah kedua yang segera akan dieksekusi oleh pemimpin baru tersebut adalah regenerasi sumber daya manusia. “Lembaga ini bergerak di industri kreatif, dimana anak-anak muda adalah sumber kreatifitas,” ujarnya. Helmy mengaku akan mengajak talent-talent terbaik untuk ikut berkontribusi di TVRI. Artis dan pembawa acara seperti Indra Bekti, Gilang Dirga dan Tina Talisa sudah menyatakan siap bergabung di TVRI.

Selain itu, Helmy yang telah memiliki pengalaman panjang dalam industri penyiaran televisi, juga optimis akan mendapat dukungan dari para pekerja kreatif bidang broadcasting untuk mengembangkan program-program yang baru dan segar tanpa meninggalkan amanah TVRI sebagai televisi publik yang mendidik dan informatif. “Saya sudah punya banyak rencana untuk konten kreatifnya, tetapi saya butuh dukungan tim yang solid dan saya yakin kami bisa melakukannya,” ungkapnya. Salah satu rencananya adalah menghidupkan kembali progam Cepat Tepat, kuis antar sekolah.

Saat ini LPP TVRI telah memiliki 29 stasiun produksi dan penyiaran di setiap ibu kota propinsi serta 471 pemancar yang tersebar hingga ke pelosok Indonesia. TVRI juga telah mengoperasikan 4 kanal siaran TV digital (dari sekitar 12 kanal yang tersedia), sedangkan sisanya sekitar 8 slot yang saat ini belum dioperasikan sedang dipersiapkan agar seluruh slot tersebut dapat beroperasi secara penuh, baik dikelola secara mandiri oleh TVRI maupun dikelola oleh TVRI bekerjasama dengan mitra strategis. Keempat kanal yang telah beroperasi tersebut adalah TVRI 1 untuk siaran nasional, TVRI 2 untuk siaran daerah, TVRI 3 untuk siaran pariwisata dan TVRI 4 untuk siaran olah raga. Sebelumnya TVRI hanya mengelola 1 (satu) kanal analog yang diisi 22 jam perhari, dengan adanya kanal digital maka TVRI akan mengelola sekitar 12 kanal digital yang bersiaran nasional dan 29 kanal digital yang bersiaran lokal di setiap provinsi.

Dengan modal aset tersebut, Helmy yakin, kejayaan TVRI akan bisa dihidupkan kembali, pasalnya Ia mengaku mendapat banyak pesan dari masyarakat secara langsung yang menginginkan TVRI hadir kembali sebagai pilihan tontonan di tanah air.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!