2014, Smartfren Gelontorkan Investasi US$ 100 Juta

Di tahun pemilu ini, PT Smartfren Telecom, Tbk. berencana mengembangkan bisnisnya dengan menggelontorkan dana investasi yang tidak kecil, yaitu sebanyak US$ 100 juta. Dana itu akan digunakan untuk mengembangkan jaringan dan infrastruktur, di mana salah satunya untuk menambah 700 BTS baru.

Kepada para awak media, di Jakarta, Rabu (5/3/2014), Antony Susilo, Direktur Smartfren, menerangkan bahwa jumlah BTS telah meningkat hampir empat kali lipat sejak tahun 2010 hingga kini. Pada tahun 2010, jumlah BTS ada sekitar 1.600 BTS. Dan sekarang jumlah BTS tercatat 5.807 BTS. "Total investasi untuk 5.800-an BTS ini, kami sudah habiskan Rp 3,5 triliun," terang Antony.

smartfren

Bisnis Smartfren disebut terus melaju. Penambahan BTS dilakukan tentunya untuk melayani jumlah pelanggan yang terus meningkat. Pada tahun 2011, Smartfren mempunyai 7,6 juta pelanggan, lalu meningkat ke angka 11,3 juta pelanggan pada akhir tahun lalu. Dari total 11,3 juta, pelanggan data tercatat sekitar 6 juta.

Mengenai pendapatan, ia menyebutkan, ada kenaikan sekitar 50 persen pada tahun 2013 dari tahun sebelumnya. "Ini saya terus terang belum bisa bicarakan berapa angka pastinya, karena belum selesai diaudit. Estimasi saja, estimasinya sekitar Rp 2,4 triliun lebih, dengan peningkatan kurang lebih 50 persen," ujar Antony. Dia pun mengatakan, pertumbuhan pendapatan Smartfren sangat sehat. Dibandingkan operator lain di industri, ia meyakini bahwa Smartfren menjadi yang terbesar dalam hal pertumbuhan tersebut.

Tahun ini, jumlah pelanggan ditaksir bisa meningkat ke angka 15 juta pelanggan. "Nanti, banyaknya tentunya data," ungkapnya, di mana pelanggan data diperkirakan bisa 60-70 persen dari total pelanggan untuk tahun ini. Oleh sebab itu, perusahaan yang merupakan bagian dari kelompok usaha Sinarmas ini mau meningkatkan kapasitas, kualitas, dan cakupan jaringannya. Tidak tanggung-tanggung dana sebesar US$ 100 juta digelontorkan sebagai belanja modal untuk tahun 2014.

"Investasi kami estimasikan US$ 100 juta yang akan kami investasikan di tahun 2014 untuk belanja modal," ucap Antony. Dia bilang, dana itu untuk menambah jumlah BTS agar menjadi sekitar 6.500 di akhir tahun ini. Dengan demikian, ia menuturkan, "Ada sekitar 700 BTS yang akan kami tambah di tahun ini."

Mengenai sumber pendanaan investasi itu, Smartfren akan mencari pinjaman dari bank. "Kalau seandainya kurang, kami akan cari dari bank yang lain," tegasnya.

"Jadi, US$ 100 juta ini bukan untuk penambahan 700 BTS saja, tetapi juga untuk 5.800an BTS yang ada kami (akan) tingkatkan kapasitasnya," pungkasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)