Akhirnya, Keune Resmi Masuk ke Pasar Indonesia

Kiri ke kanan : George Keune Jr., Shierly Nangoy, dan Hans van der Velden Kiri ke kanan : George Keune Jr., Shierly Nangoy, dan Hans van der Velden

"Tidak ada halangan jika Anda mengetahui orang yang tepat". Kira-kira begitulah yang diutarakan oleh Hans van der Velden, Presiden dari Keune ANZI, pada acara peresmian berdirinya Keune Indonesia.

Keune yang merupakan produsen pembuat produk-produk perawatan dan tata rambut kini telah membuka cabang resminya di Indonesia setelah bertahun-tahun produknya beredar di negeri ini melalui jasa distributor. Pembentukan perusahaan ini adalah sebuah bentuk kerja sama dari tiga korporasi, Keune, Keune ANZI, dan PT Sinergia Beaute Indonesia.

George Keune Jr., Hans van der Velden, dan Shierly Nangoy yang merupakan presiden dari masing-masing korporasi hadir dan meresmikan Keune Indonesia. Kerja sama ini lahir dari keinginan Keune untuk mendapatkan kendali penuh atas penjualan produknya di sini karena distributor-distributor sebelumnya dirasa memiliki kepentingan pribadi dan tidak fokus terhadap apa yang diinginkan korporasi tersebut.

Menurut Hans, pasar di Indonesia akan semakin membesar karena perkembangan mode berlangsung dengan cepat dan dengan gencarnya pengaruh mode Barat maupun Timur terlihat di berbagai kalangan, Keune makin memantapkan langkahnya untuk berinvestasi.

Yang unik dari Keune adalah, tidak seperti kebanyakan produk kesehatan dan tata rambut lainnya, target pasar Keune sangatlah spesifik : para penata rambut. Untuk melayani target pasarnya, selain mendirikan Keune di Indonesia, korporasi ini juga sangat mendukung perkembangan kemampuan para penata rambut dan mereka telah mengadakan kelas-kelas khusus yang mendidik siswanya teknik tata rambut berkualitas.

Hans meyakini bahwa kelas semacam ini diperlukan karena masih sangat jarang di Indonesia dan tentu saja, selain sebagai sarana mendidik, kelas-kelas ini dilaksanakan sebagai sarana memasarkan produk mereka. Keunggulan dari kelas Keune ini adalah, para siswanya akan diajarkan untuk melakukan teknik-teknik tata rambut yang lebih sulit dan diklaim tidak diajarkan di sekolah tata rambut lain di Indonesia.

Kelas-kelas tata rambut Keune ini sudah dilaksanakan sejak bulan November 2014 dan per kelas hanya terdapat maksimal 12 orang. Target pasar yang spesifik ini menurut Hans, adalah nilai tambah yang dimiliki Keune dan tidak dimiliki perusahaan tata rambut lain. Karena dengan membuat targetnya terfokus, Keune mampu menjamin kualitas produk dan pelayanan bagi konsumennya. “We are the real specialist supplier,”ujarnya.

Mengenai distribusi produknya, Hans menyatakan bahwa Indonesia memiliki cara yang unik. Dengan besarnya negeri ini secara geografis dan banyaknya pulau di sini, bisa menjadikan investor asing kewalahan karena satu perusahaan bisa memibutuhkan 30 gudang yang tersebar sehingga mengaturnya akan terlihat sulit. Tapi menurut dia, ini adalah kuncinya. Jika pengusaha memahami cara kerjanya dan mengetahui orang yang tepat, maka produk yang dipasarkan pun akan terdistribusi dengan baik di sini. Orang-orang tepat pulalah yang mampu membuat kerjasama tiga perusahaan ini mampu terwujud.  Hans mengklaim bahwa ketiga president dari masing-masing perusahaan telah saling mengenal dari bertahun-tahun sebelumnya dan mereka adalah orang-orang yang berpengalaman di industri ini. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)