BCS Group Agresif Garap Pasar Asia

BCS Group, perusahaan pengembang sistem bagasi asal New Zaeland, ekspansi dengan membidik pasar Asia. Setidaknya ini terlihat dari agresifitas pengembangan proyek di 45 negara di Asia, seperti Malaysia, Vietnam, Filipina, Hong Kong, Singapura, Kamboja, termasuk Indonesia. Saat ini, pangsa pasarnya 75%, sementara di Australia 80% dari total nilai pasar pemeriksaan bagasi.

Patrick William Teo, CEO BCS Group mengatakan, tujuannya ekspansi ke Asia karena ingin mengembangkan servis lokal agar dapat memperluas pasar di lingkup internasional. Khusus Indonesia, BCS telah bekerja sama dengan Angkasa Pura, untuk airport yang berada di Bali, Soekarno Hatta, Pangkal Pinang, dan Pontianak.

BCS menawarkan sistem yang terkait dengan sistem operasional. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, seperti misalnya checking system, yang baru-baru ini dikeluarkan. BCS juga menjual perangkat keras logistik, pengendali otomatis, dan software yang elegan di sistem penerbangan. Perusahaan ini piawai bidang pelayanan, perencanaan, pembuatan, pemasangan, dan pelaksanaan sistem bagasi serta sistem keamanan yang kompleks.

Adapun inovasi produk yang ada, berawal dari mesin, kemudian beralih ke sistem software, dan kini menuju ke arah pendukung prasarana “whole of life”.

Kerja sama BCS ini memiliki satu misi penting, yaitu mengembangkan dan membagi usaha kontraktor perusahaan berdasarkan wilayah yang ditentukan. Selain itu, akan ada perubahan arah dari bisnis dalam bentuk barang, menuju ke jasa dan layanan berkualitas tinggi. (Gustyanita Pratiwi/EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)