Begini Cara XL Bayar Utangnya

PT XL Axiata Tbk berencana menjual menara telekomunikasi milik perseroan. Tujuan penjualan itu untuk membayar sebagian utang perusahaan yang akan jatuh tempo.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu, 6 Januari 2016, penjualan menara telekomunikasi tersebut akan dilakukan melalui proses lelang pada Januari 2016. Dari keterangan itu, Direksi perseroan akan menjalankan proses lelang secara terbuka yang terkait dengan rencana transaksi itu. Keputusan untuk lelang sendiri akan melewati persetujuan dewan komisaris.

PT XL Axiata Tbk (XL) mengakuisisi PT Axis Telekom Indonesia. (Foto: Ilustrasi) PT XL Axiata Tbk (XL) mengakuisisi PT Axis Telekom Indonesia. (Foto: Ilustrasi)

Vice President Corporate Communication Turina Farouk menyebutkan total menara yang akan dilelang sebanyak 2.500 unit. Menurut dia, langkah itu tidak akan mengganggu layanan terhadap konsumen. "Kami jamin layanan tetap reliable ke konsumen," kata dia lewat pesan singkat, Rabu, 6 Januari 2016.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2015, utang emiten berkode EXCL mencapai Rp 19,78 triliun. Angka itu terdiri dari utang jangka pendek sebesar Rp 3,33 triliun dan jangka panjang Rp 16,38 triliun. Di periode yang sama XL Axiata mengalami kerugian sebesar Rp 506 miliar. Di periode sebelumnya, rugi sempat menyentuh angka Rp 838 miliar.

Kerugian itu, kata Turina, tidak lepas dari nilai tukar rupiah yang tergerus penguatan dolar AS. Sedangkan untuk laba bersih yang dinormalisasi perseroan hanya mengantongi Rp74 miliar. Namun, Turina belum bisa menyebutkan target pertumbuhan perusahaan memasuki 2016 ini.

Tempo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)