Canon PhotoMarathon 2015 Gaet 1.800 Peserta

Sebagai wujud dalam memajukan dunia fotografi, Canon kembali menggelar Canon PhotoMarathon Indonesia 2015. Ajang yang telah memasuki tahun ke-7 ini diikuti oleh para penggemar fotografi dari berbagai latar belakang. Tidak hanya fotografer profesional, melainkan juga para pelajar dan orang awam. Lomba yang diklaim terbesar se-Asia ini diikuti oleh 1.874 peserta di Jakarta.

Canon PhotoMarathon Indonesia 2015 diadakan di Mall Alam Sutera, Tangerang pada 24 Oktober 2015. Tidak hanya lomba foto, tetapi juga sebagai ajang pertemuan antar komunitas maupun non-komunitas penggemar fotografi. Ajang ini juga telah dilaksanakan di Yogyakarta dan Bali yang diikuti sebanyak 1.909 peserta di Yogyakarta dan 811 peserta di Bali.

Canon Photo Marathon Indonesia 2015 Canon Photo Marathon Indonesia 2015

Perbedaan konsep acara tahun ini adalah penentuan tema. Tahun ini tema diundi menggunakan wheel of fortune, sehingga peserta tidak tahu sebelumnya tema apa yang akan dilombakan. Sesi lomba terbagi dalam tiga sesi yang dimulai dari tema “bentangan,” tema kedua “bersiap-siap,” dan tema ketiga adalah “corak nusantara.”

Yase Defirsa Cory, Marketing Manager Image Communication Product Division Canon, mengatakan, hal ini diharapkan menjadi tantangan dan dapat mengasah kreativitas para peserta.

Menurut Yase, acara ini untuk mengukuhkan brand image Canon sebagai market leader dalam digital imaging di Indonesia, termasuk dalam market kamera DSLR. “Selain itu Canon ingin memperkuat relationship dengan komunitas fotografer. Bentuk marketing kami adalah community-based. Sehingga kami juga mendapat feedback langsung dari konsumen kami,” kata Yase.

Tiap tahun Canon berusaha mengadakan acara Canon PhotoMarathon di lokasi yang ikonik, seperti Garuda Wisnu Kencana, Bali. Karena hasil foto para pemenang akan ditampilkan se-Asia, dan akan diakses oleh masyarakat mancanegara. “Sehingga ini bisa menjadi cara untuk menunjukan keindahan Indonesia kepada masyarakat internasional,” ujar Yase.

“Indonesia memiliki banyak tempat untuk dieksplor, itu yang kami manfaatkan dengan event ini. Jika dibandingkan di Singapura, mereka selalu mengadakan di convention hall, sementara Indonesia ada banyak tempat yang bisa digali. Kami berusaha mencari lokasi yang ikonik sekaligus nyaman untuk diikuti para peserta,” tambah Yase.

Foto-foto terbaik dari hasil jepretan para peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para fotografer dari latar gaya pemotretan yang beragam, yakni Ray Bachtiar (fotografer profesional), Yuliandi Kusuma (pewarta foto), Setiadi Darmawan (fotografer profesional), Denny Herliyanso (fotografer profesional) dan Novan Kurnia Chandra (koordinator tim kreatif PT Datascrip).

Tiga orang pemenang dari ajang Canon PhotoMarathon Indonesia 2015 area Jakarta, Yogyakarta, dan Bali berhak mengikuti perjalanan klinik foto ke Jepang bersama para pemenang dari negara yang juga menyelenggarakan acara ini. “Diharapkan mereka akan mendapatkan pengalaman dan ilmu fotografi baru untuk diterapkan dan dibagi bersama komunitas fotografer di sekitar mereka, sekembalinya mereka dari perjalanan tersebut,” tutup Yase.(EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)